Sekda Lepas Kontingen NPC Kota Kupang, Tekankan Sportivitas dan Integritas Atlet

Senin, 21 September 2026 | 08:54:06
Gambar Berita

Foto: PKP_eman hala

Sekretaris Daerah Kota Kupang, Jeffry Edward Pelt, S.H., mengukuhkan dan melepas Kontingen National Paralympic Committee (NPC) Kota Kupang yang akan mengikuti ajang Pekan Paralimpik Pelajar Daerah (PEPARPEDA) Tahun 2026. Kegiatan berlangsung di Aula Rumah Jabatan Sekretaris Daerah Kota Kupang, Jumat (18/9).

Turut hadir mendampingi Sekda Kota Kupang, Kepala Dinas Kepemudaan dan Olahraga Kota Kupang, Alan Y. Girsang, S.H., M.H., Ketua Kontingen NPC Kota Kupang, Wilfridus Wene, serta jajaran pengurus NPC Kota Kupang.

Kontingen NPC Kota Kupang yang dilepas berjumlah 18 orang atlet yang akan berlaga pada dua cabang olahraga, yakni atletik dan tenis meja. Dari jumlah tersebut, terdapat lima atlet perempuan, sementara lainnya merupakan atlet laki-laki.

Dalam sambutannya, Sekda Kota Kupang menyampaikan apresiasi dan kebanggaannya kepada para atlet yang telah terpilih untuk mewakili Kota Kupang. Menurutnya, menjadi seorang atlet yang mewakili daerah bukanlah hal yang mudah karena membutuhkan proses, latihan, disiplin dan perjuangan.

Sekda menegaskan bahwa keberhasilan seorang atlet tidak semata-mata diukur dari posisi sebagai juara pertama. Menurutnya, seorang atlet sejati harus memiliki integritas, rasa bangga dan mampu menjaga kehormatan daerah yang diwakilinya.

“Atlet yang sejati bukan nomor satu yang dia perlukan sebenarnya. Tetapi atlet yang sesungguhnya adalah atlet yang punya integritas sendiri, punya rasa bangga atas apa yang dia miliki. Itulah seorang atlet,” tegasnya.

Sekda yang juga menjabat sebagai Sekretaris Umum KONI Kota Kupang tersebut memberikan pesan kepada seluruh atlet agar bertanding dengan menjunjung tinggi sportivitas.

“Bertandinglah dengan sportif. Junjung tinggi sportivitas karena itu yang paling utama sebagai seorang atlet. Kalau Tuhan izinkan kita juara, kita bersyukur. Kalau belum diizinkan juara, kita juga harus tetap bersyukur. Itulah mental seorang atlet, mental seorang petarung,” katanya.

Ia menambahkan, hasil pertandingan tidak boleh menghilangkan jati diri seorang atlet. Menurutnya, kemenangan maupun kekalahan merupakan bagian dari proses perjuangan dan pengalaman dalam dunia olahraga.

Lebih lanjut, Sekda menyampaikan bahwa keikutsertaan para atlet NPC Kota Kupang bukan hanya tentang sebuah pertandingan, tetapi juga menjadi bukti bahwa olahraga dapat diikuti oleh semua orang tanpa membedakan kondisi maupun latar belakang.

“Adik-adik ingin menunjukkan kepada kita semua, warga Kupang, bahwa insan olahraga tidak kenal batas, ruang, waktu dan kondisi. Untuk olahraga, dia bebas untuk semua. Siapa saja silakan, tidak ada sekat untuk olahraga,” ungkapnya.

Sekda juga mengingatkan bahwa 18 atlet tersebut membawa nama lebih dari 400 ribu masyarakat Kota Kupang. Karena itu, ia meminta para atlet tampil dengan penuh kebanggaan, menjaga nama baik daerah dan memberikan kemampuan terbaik dalam setiap pertandingan.
“18 orang ini pergi dalam sebuah kebanggaan, mewakili lebih dari 400 ribu jiwa di Kota Kupang. Ada 18 orang yang terpilih dan terseleksi. Saya percaya 18 orang ini akan bertanding dengan baik dan menjunjung tinggi sportivitas,” ujarnya.

Sementara itu, Ketua Kontingen NPC Kota Kupang, Wilfridus Wene, menyampaikan terima kasih kepada Pemerintah Kota Kupang yang telah menerima dan memberikan perhatian kepada kontingen NPC Kota Kupang.

“Kedatangan kami ke sini sebagai rasa syukur kami kepada Pemerintah Kota. Ini menjadi bukti bahwa Pemerintah Kota masih memperhatikan kami, walaupun kami yang datang ini penuh kekurangan,” ungkapnya.

Willfrid menegaskan bahwa perhatian pemerintah terhadap atlet penyandang disabilitas menunjukkan adanya kesempatan yang sama bagi seluruh insan olahraga untuk membawa nama baik daerah.

“Pemerintah tidak membeda-bedakan atlet yang normal dan atlet disabilitas. Kita sama-sama membawa nama daerah ke luar. Apa pun yang teman-teman disabilitas raih, pasti teman-teman normal juga turut bangga. Kita sama-sama membanggakan daerah kita masing-masing,” jelasnya.

Ia menjelaskan, kontingen NPC Kota Kupang akan mengikuti PEPARPEDA yang dikhususkan bagi pelajar penyandang disabilitas dengan dua cabang olahraga, yakni atletik dan tenis meja.

“Sebentar pukul 18.00 WITA ada pembukaan PEPARPEDA, Pekan Paralimpik Pelajar. Khusus pelajar, kategori atlet yang kami bawa saat ini ada dua cabang olahraga, yaitu atletik dan tenis meja. Ada lima atlet perempuan dan sisanya teman-teman laki-laki,” jelas Wilfrid. *PKP_yesti ola/ansel ladjar*

Siaran Pers oleh Bagian Protokol dan Komunikasi Pimpinan Sekretariat Daerah Kota Kupang

Kembali