Pemkot Kupang Buka Donasi Peduli Gempa Flores

Kamis, 20 Agustus 2026 | 17:08:08
Gambar Berita

Foto: PKP_echon saudale

Kepedulian terhadap masyarakat terdampak gempa Flores terus bergerak dari Kota Kupang. Pemerintah Kota Kupang membuka rekening donasi “Pemkot Peduli Gempa Flores” di Bank NTT sebagai wadah solidaritas bagi masyarakat Flores yang sedang menghadapi dampak bencana.

Gerakan donasi tersebut mulai berjalan sejak Rabu (19/8) dan diisi secara sukarela oleh para aparatur sipil negara (ASN) Pemerintah Kota Kupang, termasuk Wali Kota Kupang, dr. Christian Widodo. Memasuki hari kedua, dana yang terkumpul telah mencapai sekitar Rp30 juta dan diperkirakan masih akan terus bertambah seiring partisipasi para ASN.

Wali Kota, dr. Christian Widodo mengatakan, donasi tersebut merupakan bentuk kepedulian bersama dan tidak dipaksakan kepada ASN. Besaran sumbangan pun disesuaikan dengan kemampuan masing-masing.

“Rekening donasi sudah ada. Per hari ini sudah ada sekitar Rp30 juta, merupakan sumbangan dari teman-teman ASN termasuk saya juga. Ada yang menyumbang Rp50 ribu, Rp100 ribu, dan rekeningnya sudah berjalan,” jelas Christian saat menanggapi usulan solidaritas bagi korban gempa Flores dalam Rapat Paripurna Ke-2 DPRD Kota Kupang, Kamis (20/8).

Menurutnya, solidaritas terhadap masyarakat terdampak bencana tidak semestinya hanya menjadi tanggung jawab daerah yang mengalami bencana. Pemerintah daerah lain, termasuk Kota Kupang, juga perlu mengambil bagian sebagai sesama warga NTT.

Wali Kota menyampaikan arahan Pemerintah Pusat dan Pemerintah Provinsi NTT semakin memperkuat langkah pemerintah daerah untuk terlibat dalam membantu masyarakat terdampak. “Solidaritas itu penting. Kalau daerah lain bisa membantu, masa kita yang bersaudara dalam satu daerah sendiri tidak membantu,” tegasnya.

Ia menilai semangat saling membantu antardaerah merupakan kekuatan penting ketika bencana terjadi. Bantuan dari berbagai daerah, menurutnya, menunjukkan bahwa kepedulian kemanusiaan tidak dibatasi oleh wilayah administratif. Diakuinya langkah ini sudah mendapat apresiasi langsung dari Menteri Dalam Negeri, Jenderal Polisi (Purn.) Prof. Drs. H. Muhammad Tito Karnavian, M.A., Ph.D, yang baru saja berkunjung di Kota Kupang pada hari yang sama.

Selain menggalang donasi sukarela dari ASN, Pemkot Kupang juga tengah menyiapkan dukungan melalui mekanisme anggaran pemerintah daerah.

dr. Chris menyampaikan, Pemkot Kupang mengusulkan pemanfaatan Belanja Tidak Terduga (BTT) Rp500 juta untuk membantu masyarakat terdampak gempa Flores. Dana tersebut nantinya tidak semata-mata disalurkan dalam bentuk uang, tetapi akan dikonversi menjadi kebutuhan barang sesuai kondisi dan kebutuhan masyarakat di lokasi bencana. “Dari BTT itu kita rencana bantu Rp500 juta. Uang itu nanti dibelanjakan, misalkan mereka butuh apa, dari pagu itu dikonversi ke barang,” jelasnya.

Langkah tersebut disampaikan Wali Kota sebagai respons atas usulan Anggota DPRD Kota Kupang, Absalom Sine, dalam Rapat Paripurna Ke-2 DPRD Kota Kupang dengan agenda Penjelasan Wali Kota Kupang tentang Rancangan Kebijakan Umum Anggaran (KUA) serta Prioritas dan Plafon Anggaran Sementara (PPAS) APBD Kota Kupang Tahun Anggaran 2027.

Dalam rapat yang berlangsung di Ruang Sidang Utama DPRD Kota Kupang, Absalom mengusulkan agar Pemkot Kupang bersama DPRD membuka donasi secara kelembagaan bagi masyarakat Flores yang terdampak gempa.

Menurutnya, langkah tersebut merupakan bentuk solidaritas bersama sekaligus menunjukkan kepedulian pemerintah dan masyarakat Kota Kupang terhadap saudara-saudara yang sedang menghadapi musibah. *PKP_yesti ola/ansel ladjar*

Siaran Pers oleh Bagian Protokol dan Komunikasi Pimpinan Sekretariat Daerah Kota Kupang

Kembali