Wawali Apresiasi KK Dale Holu: Rayakan Kemerdekaan dengan Persaudaraan dan Kepedulian
Foto: PKP_echon saudale
Semangat kemerdekaan tidak selalu harus hadir dalam seremoni besar. Di tengah masyarakat, kemerdekaan justru menemukan maknanya ketika warga mau berkumpul, merawat persaudaraan, bergotong royong, dan berbagi kepedulian.
Semangat itulah yang diapresiasi Wakil Wali Kota Kupang, Serena Cosgrova Francis, S.Sos., M.Sc., saat membuka rangkaian perayaan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia yang digelar Keluarga Besar KK Dale Holu Kota Kupang di Lapangan Futsal GMIT Hararat Oebobo, Jumat (15/8).
Mengusung tema nasional “Indonesia Berdaulat, Adil, dan Makmur”, kegiatan tersebut menjadi ruang kebersamaan bagi keluarga besar KK Dale Holu dari lima wilayah di Kota Kupang. Hadir dalam kegiatan tersebut Anggota DPRD Kota Kupang Dance Bistolen, Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Setda Kota Kupang Hengky C. Malelak, S.STP., M.Si., serta keluarga besar KK Dale Holu.

Atas nama Pemerintah Kota Kupang, Serena secara khusus menyampaikan apresiasi kepada keluarga besar KK Dale Holu yang telah mengambil bagian dalam memeriahkan HUT Kemerdekaan RI dengan cara yang positif dan memberi manfaat bagi lingkungan serta masyarakat.
Menurutnya, inisiatif masyarakat seperti yang dilakukan KK Dale Holu merupakan bentuk nyata partisipasi warga dalam mengisi kemerdekaan sekaligus memperkuat kohesi sosial. “Saya memberikan apresiasi dan terima kasih kepada Keluarga Besar KK Dale Holu yang telah mengambil bagian dalam memeriahkan kemerdekaan. Kegiatan ini bukan hanya tentang perlombaan, tetapi tentang bagaimana kita memperkuat persaudaraan, kebersamaan, sportivitas, dan kepedulian sosial,” ujar Serena.
Ia menilai, upaya menghimpun warga dari lima wilayah dalam satu rangkaian kegiatan bersama bukanlah sesuatu yang sederhana. Dibutuhkan komitmen, waktu, pengorbanan, serta kemauan untuk terus merawat kebersamaan.
Karena itu, Serena mengapresiasi kerja panitia dan seluruh anggota KK Dale Holu yang menurutnya telah menunjukkan bahwa semangat persaudaraan dapat menjadi kekuatan penting dalam kehidupan bermasyarakat.

“Tidak mudah mengumpulkan dan menyatukan seluruh keluarga besar dari lima wilayah. Ada waktu, tenaga, pikiran, dan pengorbanan yang diberikan. Karena itu, saya menyampaikan penghargaan kepada seluruh keluarga besar KK Dale Holu,” katanya.
Wawali menegaskan, perayaan HUT RI tidak seharusnya dimaknai hanya sebagai kegiatan perlombaan atau hiburan. Momentum kemerdekaan harus menjadi kesempatan untuk mengenang perjuangan para pendahulu sekaligus memperkuat semangat gotong royong dalam kehidupan sehari-hari.
Ia pun mengapresiasi konsep kegiatan yang disiapkan KK Dale Holu karena tidak hanya menghadirkan lomba futsal, tarik tambang, catur, vocal group, dan lari karung, tetapi juga bakti sosial pembersihan lingkungan serta donor darah.
Menurutnya, kombinasi kegiatan tersebut menunjukkan bahwa perayaan kemerdekaan dapat dikemas secara sederhana namun tetap memiliki nilai sosial yang kuat. “Kegiatan seperti ini menunjukkan bahwa semangat kemerdekaan dapat diterjemahkan dalam tindakan sederhana, tetapi memiliki makna besar bagi kehidupan bersama,” ujarnya.

Aksi pembersihan lingkungan di kawasan Pantai Batu Kepala, lanjutnya, merupakan bentuk dukungan masyarakat terhadap upaya Pemerintah Kota Kupang membangun lingkungan yang bersih dan sehat. Sementara donor darah menjadi wujud kepedulian kemanusiaan yang manfaatnya dapat dirasakan langsung oleh sesama. “Ini yang perlu terus kita dorong. Kemerdekaan bukan hanya dirayakan, tetapi diisi dengan hal-hal yang bermanfaat bagi orang lain,” tambah Serena.
Ia juga mengingatkan peserta untuk menjaga sportivitas selama mengikuti perlombaan. Menurutnya, kemenangan hanyalah bagian kecil dari sebuah kompetisi, sementara persaudaraan merupakan nilai yang jauh lebih penting untuk dipertahankan. “Menang atau kalah itu biasa. Yang terpenting adalah menjaga sportivitas, memelihara persaudaraan, dan merawat kebersamaan agar semakin erat,” tegasnya.
Lebih jauh, Serena menegaskan bahwa pembangunan Kota Kupang tidak mungkin hanya dikerjakan pemerintah. Partisipasi masyarakat, termasuk paguyuban dan perkumpulan keluarga, menjadi kekuatan penting untuk mewujudkan pembangunan yang berkelanjutan.

Ia menyebut KK Dale Holu sebagai salah satu bagian dari elemen masyarakat yang dapat terus mengambil peran dalam membangun kehidupan sosial yang harmonis di Kota Kupang.
“Pemerintah Kota Kupang tidak dapat berjalan sendiri. Kita membutuhkan dukungan dan kolaborasi seluruh elemen masyarakat. KK Dale Holu juga merupakan bagian penting dari kekuatan masyarakat Kota Kupang,” ujarnya.
Serena mengajak keluarga besar KK Dale Holu untuk terus mempertahankan semangat kebersamaan tersebut dan menjadikannya sebagai kekuatan untuk berkontribusi bagi kota. “Mari kita bersama-sama mewujudkan Kota Kupang sebagai Kota Kasih, rumah bersama yang maju, mandiri, sejahtera, dan berkelanjutan,” ajaknya.
Ia berharap seluruh rangkaian kegiatan berlangsung dalam suasana penuh sukacita, namun tetap menjaga keharmonisan dan persaudaraan. “Silakan Mama-mama dan Bapak-bapak bersenang-senang dan bersukacita, tetapi tetap menjaga keharmonisan persaudaraan kita,” pesannya.

Wawali juga menyampaikan terima kasih kepada panitia, tokoh masyarakat, majelis jemaat, dan seluruh pihak yang telah bekerja keras mempersiapkan kegiatan tersebut.
Ketua Panitia Pelaksana, Pance Malelak, menjelaskan bahwa rangkaian kegiatan tersebut bertujuan menumbuhkan rasa cinta tanah air dan nasionalisme, mempererat tali persaudaraan dan silaturahmi, serta menciptakan suasana gembira dalam menyambut HUT ke-81 Kemerdekaan RI.
Rangkaian kegiatan berlangsung selama tiga hari, 14–16 Agustus 2026. Sejumlah lomba digelar, antara lain futsal, tarik tambang, catur, vocal group, dan lari karung.
Panitia juga menggelar bakti sosial berupa pembersihan lingkungan di sekitar kawasan Pantai Batu Kepala serta aksi donor darah sebagai bentuk kepedulian terhadap sesama.

Sebanyak 314 peserta dari lima wilayah Keluarga Besar KK Dale Holu se-Kota Kupang mengikuti berbagai mata lomba. Sementara untuk mendukung seluruh rangkaian kegiatan, panitia melibatkan 74 orang, yang dibentuk berdasarkan kesepakatan pengurus dan anggota pada 23 Juli 2026.
Pance menyampaikan terima kasih kepada Wakil Wali Kota Kupang, jajaran pemerintah, dan seluruh pihak yang telah memberikan dukungan terhadap pelaksanaan kegiatan.
Ia berharap kegiatan tersebut tidak sekadar menjadi agenda tahunan, tetapi mampu terus menumbuhkan semangat nasionalisme, persaudaraan, kebersamaan, dan kepedulian sosial di lingkungan keluarga besar KK Dale Holu dan masyarakat Kota Kupang. *PKP_enjel lasbaun/ansel ladjar*
Siaran Pers oleh Bagian Protokol dan Komunikasi Pimpinan Sekretariat Daerah Kota Kupang
Berita Terkini
Pemkot Kupang Buka Donasi Peduli Gempa Flores
Kepedulian terhadap masyarakat terdampak gempa Flores terus bergerak d...
20 Agustus 2026, 17:08
Wawali Hadiri Penutupan Pekan QRIS Nasional 2026,...
Wakil Wali Kota Kupang, Serena Cosgrova Francis, S.Sos., M.Sc., mengha...
19 Agustus 2026, 16:44
Wali Kota Apresiasi PSMTI: Rayakan Kemerdekaan den...
Semangat kemerdekaan tidak hanya dirayakan melalui upacara dan berbaga...
19 Agustus 2026, 16:43
Launching Penyaluran Bantuan Pangan, Wali Kota Kup...
Wali Kota Kupang, dr. Christian Widodo, menegaskan bahwa kehadiran pem...
18 Agustus 2026, 16:55
Gandeng PT TASPEN dan Gekraf, Pemkot Kupang Fasili...
Pemerintah Kota Kupang memfasilitasi penyerahan bantuan kemanusiaan da...
18 Agustus 2026, 16:52