Wawali Pastikan Lapangan Basket NBS Dibangun Tahun 2026

Selasa, 09 Juni 2026 | 12:17:46
Gambar Berita

Foto: PKP_jacky mure

Komitmen Pemerintah Kota Kupang untuk menghadirkan ruang-ruang positif bagi generasi muda kembali ditegaskan. Wakil Wali Kota Kupang, Serena Cosgrova Francis, S.Sos., M.Sc., memastikan pembangunan lapangan basket di Kelurahan Nun Baun Sabu (NBS) akan mulai direalisasikan pada tahun 2026 sebagai bagian dari upaya memperkuat ekosistem olahraga dan pembinaan talenta muda di Kota Kupang.

Kepastian tersebut disampaikan Serena saat meninjau langsung lokasi rencana pembangunan lapangan basket yang berada di samping Lapangan Sepak Bola Mini A.D. Riwu Kore, Senin (8/6). Dalam kunjungan tersebut, Wawali didampingi Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Kota Kupang, Alan Yoga Girsang, S.H., serta Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Kota Kupang, Maxi N. Dethan, ST., M.Si.

Bagi Serena, pembangunan lapangan basket bukan sekadar menghadirkan fasilitas olahraga baru. Lebih dari itu, ini adalah investasi bagi masa depan generasi muda Kota Kupang. “Anak-anak muda kita membutuhkan ruang yang positif untuk bertumbuh, berlatih, dan mengembangkan potensi mereka. Karena itu, Pemerintah Kota Kupang berkomitmen menghadirkan fasilitas olahraga yang layak dan berkualitas. Pembangunan lapangan basket di NBS ini dipastikan menjadi salah satu prioritas tahun 2026,” tegasnya.

Ia menjelaskan, berdasarkan hasil pembahasan bersama Dinas Pemuda dan Olahraga serta Dinas PUPR Kota Kupang, kebutuhan anggaran pembangunan lapangan basket tersebut diperkirakan mencapai sekitar Rp1 miliar dan akan dibiayai melalui Dana Alokasi Umum (DAU) dalam APBD Kota Kupang Tahun Anggaran 2026.

Menurut Serena, penyediaan sarana olahraga yang representatif merupakan bagian dari visi pembangunan Kota Kupang di bawah kepemimpinan Wali Kota Kupang, dr. Christian Widodo dan Wakil Wali Kota Serena Francis untuk membangun kota yang sehat, produktif, dan ramah bagi generasi muda.

“Ketika fasilitas olahraga tersedia dengan baik, masyarakat memiliki ruang untuk beraktivitas secara sehat. Di sisi lain, talenta-talenta muda di bidang olahraga juga memiliki kesempatan yang lebih besar untuk berkembang dan berprestasi,” ujarnya.

Serena juga menyoroti bahwa pembangunan infrastruktur olahraga memiliki dampak yang lebih luas dari sekadar aspek kebugaran masyarakat. Menurutnya, fasilitas olahraga yang memadai dapat menjadi pusat aktivitas masyarakat sekaligus membuka peluang penyelenggaraan berbagai event olahraga yang berpotensi mendukung pertumbuhan ekonomi daerah dan peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD).

Selain memastikan pembangunan lapangan basket, Serena turut memberikan perhatian pada keberlanjutan pengelolaan Lapangan Sepak Bola Mini A.D. Riwu Kore yang berada di lokasi yang sama. Ia menegaskan bahwa pembangunan fasilitas publik harus diikuti dengan komitmen pemeliharaan yang memadai agar manfaatnya dapat dirasakan dalam jangka panjang.

“Kita tidak boleh hanya membangun lalu membiarkannya. Fasilitas yang sudah ada harus dirawat dengan baik agar tetap nyaman, aman, dan dapat dimanfaatkan masyarakat secara optimal. Karena itu, kebutuhan anggaran pemeliharaan juga akan menjadi perhatian kami dalam pembahasan anggaran perubahan nanti,” jelasnya.

Melalui pembangunan lapangan basket baru dan penguatan pengelolaan fasilitas olahraga yang sudah ada, Pemerintah Kota Kupang berharap semakin banyak ruang produktif yang dapat dimanfaatkan masyarakat, sekaligus membuka jalan lahirnya atlet-atlet muda berprestasi yang kelak mengharumkan nama Kota Kupang di tingkat regional maupun nasional. *PKP_enjel lasbaun/nina tiara*

Siaran Pers oleh Bagian Protokol dan Komunikasi Pimpinan Sekretariat Daerah Kota Kupang

Kembali