Silaturahmi Lintas Etnis, Wali Kota Kupang: Keberagaman adalah Kekuatan Kota Kupang
Foto: PKP_abi letman
Wali Kota Kupang, dr. Christian Widodo, membuka kegiatan Silaturahmi Lintas Etnis bertema “Merajut Harmoni, Meneliti Hati, Sucikan Diri dalam Moderasi Beragama” yang berlangsung di Aula Rumah Jabatan Wali Kota Kupang, Rabu (29/4). Turut hadir dalam kegiatan tersebut Ketua Forum Pembauran Kebangsaan Provinsi (FPK) NTT Ir. Theodorus Widodo, Ketua FPK Kota Kupang, Umbu Saga Anakaka, Ketua FKUB Provinsi NTT dan Ketua FKUB Kota Kupang, Ketua Forum Kewaspadaan Dini Masyarakat NTT, Ketua Majelis Ulama Indonesia Kota Kupang, Haji Muhammad MS, perwakilan PHDI Kota Kupang, Tokoh Agama, Tokoh Masyarakat serta perwakilan paguyuban di Kota Kupang.
Dalam sambutannya, Wali Kota menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada Forum Pembauran Kebangsaan yang telah menunjukkan dedikasi besar dalam mendukung pembangunan persatuan di Kota Kupang. Ia secara khusus menyoroti keberhasilan FPK dalam menyukseskan Karnaval Budaya beberapa waktu lalu. Menurutnya, hampir seluruh komunitas yang tergabung dalam forum tersebut hadir dan berpartisipasi aktif menampilkan atraksi budaya terbaik meskipun persiapan dilakukan dalam waktu singkat.

Wali Kota menuturkan bahwa tanpa dukungan anggaran khusus dari pemerintah, berbagai komunitas tetap datang dengan penuh semangat dan menampilkan pertunjukan budaya bernilai tinggi. Komunitas Manggarai, Alor, K2S, komunitas Jawa, dan berbagai kelompok lainnya tampil memukau melalui tarian adat, reog, kuda lumping, serta ragam ekspresi budaya lain yang menjadi kekayaan Kota Kupang.
“Saya sungguh terharu melihat betapa besar kecintaan masyarakat dan komunitas kepada Pemerintah Kota Kupang. Dalam waktu singkat mereka datang, hadir, dan menampilkan yang terbaik,” ujar Wali Kota.

Ia menegaskan bahwa Kota Kupang adalah rumah bersama bagi semua warga tanpa membedakan latar belakang suku, agama, maupun budaya. Menurutnya, keberagaman yang dimiliki Kota Kupang bukanlah hambatan, melainkan kekuatan sosial yang harus terus dipelihara.
Wali Kota menjelaskan bahwa harmoni tidak berarti semua orang harus sama atau seragam, tetapi bagaimana perbedaan dapat hidup dalam keseimbangan. Ia mengibaratkan harmoni seperti nada-nada dalam sebuah lagu yang berbeda-beda, namun ketika berada pada susunan yang tepat akan menghasilkan keindahan.

“Harmoni itu bukan sama atau seragam, tetapi seimbang. Kita lahir dengan keunikan masing-masing, namun ketika disatukan dalam proporsi yang tepat, maka terciptalah keharmonisan,” jelasnya.
Lebih lanjut, Wali Kota menekankan bahwa pembauran tidak menghilangkan identitas diri. Setiap kelompok masyarakat tetap memiliki jati diri dan kebanggaan budayanya masing-masing, namun hidup berdampingan dengan semangat saling menghargai, menghormati, dan bekerja sama demi kemajuan bersama.

Dalam kesempatan itu, ia menyebut Forum Pembauran Kebangsaan memiliki peran strategis sebagai mitra pemerintah dalam menjaga persatuan dan kerukunan masyarakat. Menurutnya, sebuah organisasi tidak dibentuk sekadar sebagai simbol atau tempat berkumpul, tetapi harus memberi dampak nyata bagi masyarakat.
Mengutip sebuah analogi, Wali Kota mengatakan kapal dibuat bukan untuk bersandar indah di dermaga, tetapi untuk berlayar menembus gelombang. Demikian pula FPK, harus hadir di tengah masyarakat, menjawab persoalan sosial, serta menjadi penggerak persatuan di Kota Kupang. “FPK bukan dibentuk untuk bersandar di dermaga. FPK harus berlayar, hadir di tengah masyarakat, menjaga kerukunan dan menjawab tantangan yang ada,” tegasnya.

Ia juga mendorong FPK untuk melakukan safari ke komunitas-komunitas yang belum aktif, mengajak mereka kembali bergabung, serta memperkuat solidaritas seluruh unsur masyarakat. Dengan semakin solidnya forum tersebut, Wali Kota optimistis agenda kebudayaan dan kebangsaan di Kota Kupang akan semakin sukses di masa mendatang.
Menutup kegiatan, Wali Kota Kupang mengutip pernyataan Henry Ford bahwa datang bersama adalah sebuah awal, tetap bersama adalah kemajuan, dan bekerja bersama adalah kesuksesan. Ia mengajak seluruh elemen masyarakat untuk terus menjaga semangat persatuan demi mewujudkan Kota Kupang yang harmonis, maju, dan sejahtera.
Ketua Forum Pembauran Kebangsaan Provinsi Nusa Tenggara Timur, Ir. Theodorus Widodo, turut menyampaikan sambutan penuh kehangatan. Ia mengaku menjadi salah satu orang yang paling berbahagia karena malam itu dihadiri banyak tokoh, pemuka agama, dan perwakilan komunitas lintas etnis dalam suasana persaudaraan yang erat. Menurutnya, kegiatan tersebut layak disebut sebagai malam reuni dan malam persatuan.

Theodorus Widodo juga mengenang perjalanan panjang Forum Pembauran Kebangsaan sejak awal berdiri pada tahun 2008, dua tahun setelah terbitnya regulasi nasional mengenai pembauran kebangsaan. Ia menyampaikan penghargaan kepada para pendahulu yang telah merintis forum tersebut serta menjaga semangat persatuan di Nusa Tenggara Timur hingga saat ini.
Ia menegaskan bahwa setiap manusia lahir dengan identitas yang melekat sejak awal, namun juga memiliki identitas budaya yang dibentuk oleh lingkungan tempat bertumbuh. Karena itu, pembauran bukan berarti menghapus jati diri, melainkan merawat identitas masing-masing sambil membangun kebersamaan. Ia pun bersyukur karena semakin banyak komunitas baru yang kini bergabung kembali dalam Forum Pembauran Kebangsaan. *PKP_chris dethan/nina tiara*
Siaran Pers oleh Bagian Protokol dan Komunikasi Pimpinan Sekretariat Daerah Kota Kupang
Berita Terkini
Wali Kota Kupang Siap Dukung Penuh Gerakan “Tanam...
Wali Kota Kupang, dr. Christian Widodo, menegaskan komitmen kuat Pemer...
30 April 2026, 16:08
Pemkot Perkuat Kolaborasi Pemuda, HIPMALIM Siap Am...
Wali Kota Kupang, dr. Christian Widodo, menerima audiensi Pengurus Him...
30 April 2026, 16:03
Pemkot Perkuat Kolaborasi dengan Seniman, Dorong E...
Wakil Wali Kota Kupang, Serena Cosgrova Francis, S.Sos., M.Sc., meneri...
30 April 2026, 16:01
Pemkot Matangkan Hardiknas 2026, Kunjungan Menteri...
Wali Kota Kupang, dr. Christian Widodo, menerima audiensi Panitia Hari...
30 April 2026, 15:59
Wali Kota Kupang Terima Audiensi KPP Pratama Kupan...
Wali Kota Kupang, dr. Christian Widodo menerima audiensi Kepala Kantor...
29 April 2026, 19:03