Kota Kupang Siap Jadi Tuan Rumah Indonesia Pacific Cultural Synergy 2025
Foto: PKP_eman hala
Kota Kupang resmi ditetapkan sebagai tuan rumah penyelenggaraan Indonesia Pacific Cultural Synergy (IPCS) 2025, sebuah ajang budaya berskala internasional yang mempertemukan Indonesia dengan 16 negara Pasifik serta Timor Leste. Kegiatan ini dijadwalkan berlangsung pada 11–13 November 2025 dengan serangkaian acara utama berupa ministerial meeting, pameran, pertunjukan seni budaya, hingga dialog lintas negara.

Kepastian tersebut disampaikan saat Wali Kota menerima audiens dari Direktur Kerja Sama Kebudayaan Kementerian Kebudayaan, Mardisontori beserta jajaran di Aula Garuda Kantor Wali Kota Kupang, Senin (15/9). Hadir dalam pertemuan tersebut Kepala Balai Pelestarian Kebudayaan Wilayah 16 Kementerian Kebudayaan, Haris Budiharto, Kabid Kebudayaan Provinsi NTT, Eldisius Angi. Turut mendampingi Wali Kota, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Kupang, Kepala Badan Keuangan dan Aset Daerah serta Kepala Dinas Penanaman Modal Pelayanan Terpadu Satu Pintu.

Wali Kota Kupang, dr. Christian Widodo, menyambut gembira kepercayaan tersebut. Ia menegaskan kesiapan Pemkot Kupang bersama jajaran perangkat daerah untuk berkoordinasi erat dengan Kementerian Kebudayaan, Pemerintah Provinsi NTT, hingga berbagai pihak terkait agar event internasional ini berjalan sukses.
“Kami bangga dan bersyukur Kupang dipercaya sebagai tuan rumah. Meski di tengah keterbatasan fiskal, kami berkomitmen menyiapkan sebaik mungkin. Prinsipnya, kalau mau jalan cepat kita bisa sendirian, tapi kalau mau jalan jauh, kita harus jalan bersama-sama. Dan untuk acara besar ini, kita ingin berjalan jauh bersama,” ungkap Wali Kota.

Menurut Wali Kota, selain teknis acara, Pemkot juga memperhatikan detail kesiapan lokasi, akomodasi, hingga penyambutan tamu internasional. Bahkan ia menekankan pentingnya antisipasi kondisi lapangan yang akan menjadi salah satu venue utama. “Kami belajar dari pengalaman event sebelumnya, sehingga aspek teknis seperti akses, kenyamanan, dan keamanan harus benar-benar diperhatikan,” tambahnya.
Sementara itu, Direktur Kerja Sama Kebudayaan Kementerian Kebudayaan, Mardisontori, menjelaskan bahwa IPCS 2025 akan dihadiri delegasi 17 negara, termasuk Indonesia dan negara-negara Pasifik seperti Papua Nugini, Fiji, Samoa, hingga Niue. Agenda utama meliputi ministerial meeting yang diharapkan menghasilkan deklarasi bersama, panel discussion bertema inovasi budaya dan keberlanjutan, serta pertunjukan seni budaya.

Sebelum puncak acara, akan digelar Residensi Budaya pada 3–10 November 2025. Program ini menghadirkan para pelaku budaya dari 17 negara dengan tiga fokus kegiatan: bamboo craft, musik tradisional, dan tarian tradisional. Para peserta akan berkolaborasi, berlatih, dan menampilkan karya mereka di hadapan publik.
“Acara ini bukan hanya tentang pertunjukan budaya, tapi juga membangun jejaring, memperkuat diplomasi antarbangsa, hingga menyuarakan isu global seperti perubahan iklim yang sangat relevan dengan negara-negara kepulauan di Pasifik,” ujar Mardisontori.

IPCS 2025 rencananya akan dibuka langsung oleh Presiden RI, Prabowo Subianto, jika jadwal memungkinkan. Kehadiran kepala negara diharapkan semakin mempertegas posisi Indonesia, khususnya Kota Kupang, sebagai simpul strategis dalam jejaring budaya Pasifik. *PKP_ansel ladjar/nina tiara*
Rilis dari Bagian Prokompim Setda Kota Kupang
Berita Terkini
Pemkot Dorong Penguatan Iman Pemuda-Pemudi Kristen
Pemerintah Kota Kupang melalui Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Sek...
04 Februari 2026, 08:57
Sekda Kota Kupang Tegaskan Pentingnya Kolaborasi d...
Pemerintah Kota Kupang menegaskan komitmennya dalam meningkatkan deraj...
03 Februari 2026, 16:11
Sekda Kota Kupang Terima Kunjungan BPK RI dalam En...
Sekretaris Daerah Kota Kupang, Jeffry Eduard Pelt, S.H., menerima kunj...
29 Januari 2026, 18:00
Program INA KASIH Pemerintah Kota Kupang Raih Juar...
Komitmen Pemerintah Kota Kupang dalam menghadirkan kebijakan yang berp...
28 Januari 2026, 11:47
Kota Kupang Terima Penghargaan Capaian Universal H...
Komitmen Pemerintah Kota Kupang dalam menjamin hak dasar kesehatan war...
28 Januari 2026, 07:21