Wali Kota Kupang Tekankan Nilai Persatuan dan Harmoni pada Lomba Baris-Berbaris Tingkat Provinsi NTT
Foto: PKP_echon saudale
Wali Kota Kupang, dr. Christian Widodo, menghadiri dan membuka kegiatan Lomba Baris Berbaris Formasi dan Pengibaran Bendera bagi siswa/i SMA/SMK/MA se-Provinsi Nusa Tenggara Timur yang digelar di Lapangan Kantor Wali Kota Kupang, Minggu (26/4). Kegiatan ini diikuti oleh 11 sekolah tingkat SMA/SMK/MA dari berbagai kabupaten/kota di Provinsi NTT.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Wakil Wali Kota Kupang yang juga Ketua Pelaksana Provinsi NTT, Serena C. Francis, S.Sos., M.Sc.; Kepala Biro Umum Setjen MPR RI, Herry Putra, S.H.; perwakilan Kapolda NTT; Wakapolresta Kupang Kota; para dewan juri; para pembimbing dari PPI; para guru pendamping; Kepala Dinas Kepemudaan dan Olahraga Kota Kupang; Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kota Kupang; para kepala sekolah; serta tim medis yang turut mendukung kelancaran kegiatan.

Dalam suasana penuh keakraban, Wali Kota juga menyampaikan ucapan selamat datang kepada perwakilan MPR RI serta mengapresiasi kehadiran mereka di Kota Kupang. Ia turut memperkenalkan kekhasan Kota Kupang, mulai dari keindahan alam hingga kekayaan kuliner, seraya berharap kunjungan tersebut meninggalkan kesan mendalam dan mendorong untuk kembali berkunjung di lain kesempatan.
Dalam sambutannya, Wali Kota menyampaikan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah mendukung terselenggaranya kegiatan, khususnya MPR RI. Ia menegaskan bahwa lomba ini bukan sekadar ajang kompetisi, melainkan sarana untuk merawat nilai-nilai kebersamaan, disiplin, karakter, serta semangat nasionalisme.
“Bagi saya ini bukan hanya lomba, tetapi kita sedang merawat nilai-nilai kebersamaan, disiplin, karakter, dan juga semangat nasionalisme,” ujarnya.

Wali Kota juga menyampaikan ucapan selamat datang kepada seluruh peserta dan mengajak mereka untuk memandang perbedaan sebagai kekuatan. Ia menggambarkan Kota Kupang sebagai miniatur Indonesia yang penuh dengan keberagaman suku, agama, dan budaya, namun tetap hidup dalam harmoni.
“Perbedaan bukan menjadi penghalang, tetapi menjadi kekuatan. Bukan menjadi jarak pemisah, tetapi menjadi jembatan yang menyatukan kita semua,” jelasnya.
Ia juga menjelaskan bahwa harmoni bukan berarti keseragaman, melainkan keseimbangan. Seperti nada dalam lagu atau warna dalam lukisan, perbedaan akan menghasilkan keindahan jika ditempatkan secara proporsional.

Terkait lomba baris-berbaris, Wali Kota menekankan bahwa kegiatan ini mengajarkan kesatuan arah dalam bergerak bersama membangun bangsa menuju Indonesia yang kuat, maju, dan sejahtera.
Di akhir sambutan, Wali Kota memberikan semangat kepada seluruh peserta untuk mengikuti lomba dengan penuh sportivitas dan dedikasi, serta berharap adanya perwakilan terbaik dari NTT yang dapat melangkah ke tingkat nasional.
“Selamat bertanding. Di setiap hentakan kaki kalian ada simbol kebersamaan, dan di setiap tetes keringat ada nilai disiplin dan kesabaran. Lakukan yang terbaik,” pungkasnya.

Selanjutnya, laporan panitia pelaksana disampaikan oleh Wakil Wali Kota Kupang, Serena C. Francis, S.Sos., M.Sc. Dalam laporannya, ia menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada para pembimbing dari Purna Paskibraka Indonesia (PPI) serta para guru pendamping yang telah meluangkan waktu dan tenaga dalam membina para siswa di sekolah masing-masing.
Ia menjelaskan bahwa pada tahun sebelumnya lomba ini dilaksanakan sebagai pilot project di tujuh provinsi dan masih terdapat sejumlah catatan serta kekurangan yang menjadi bahan evaluasi. Berangkat dari evaluasi tersebut, pada tahun ini kegiatan berhasil diperluas pelaksanaannya menjadi di 30 provinsi dengan berbagai penyesuaian format yang lebih baik. Ke depan, diharapkan lomba ini dapat menjangkau seluruh provinsi di Indonesia.

Lebih lanjut, ia menekankan pentingnya peran generasi muda sebagai agen perubahan dan subyek pembangunan. Generasi muda, menurutnya, merupakan kreator, generator, dan dinamisator pertumbuhan yang harus tetap menjaga jati diri sebagai insan berwawasan kebangsaan, berhati Indonesia, dan berjiwa Pancasila. Ia menutup laporan dengan menegaskan bahwa langkah kecil hari ini merupakan bagian dari upaya besar dalam memperkuat nasionalisme generasi muda bangsa.
Sementara itu, Kepala Biro Umum Setjen MPR RI, Herry Putra, S.H., dalam sambutannya menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari program Majelis Permusyawaratan Rakyat Republik Indonesia yang berfokus pada penguatan pendidikan nasionalisme dan pemahaman nilai-nilai Pancasila bagi generasi muda.

Ia menjelaskan bahwa pada tahun sebelumnya kegiatan ini telah dilaksanakan sebagai pilot project di sejumlah provinsi, dan para juara dari masing-masing daerah akan diundang ke Jakarta untuk berkompetisi di tingkat nasional. Untuk tingkat Provinsi Nusa Tenggara Timur, juara pertama akan mewakili daerah dan mengikuti kompetisi nasional bersama perwakilan dari provinsi lain di Indonesia.
Ia menegaskan bahwa tujuan utama kegiatan ini bukan semata-mata untuk mencari juara, tetapi untuk menumbuhkan rasa cinta tanah air, memperkuat nasionalisme, serta menjaga semangat kebersamaan di tengah keberagaman. Ia juga mengajak para peserta untuk menjadikan perbedaan sebagai kekuatan serta mengikuti lomba dengan penuh sportivitas, karena pada dasarnya seluruh peserta adalah pemenang. *PKP_chris dethan/nina tiara*
Siaran Pers oleh Bagian Protokol dan Komunikasi Pimpinan Sekretariat Daerah Kota Kupang
Berita Terkini
Wali Kota Kupang Ajak Masyarakat Perkuat Semangat...
Wali Kota Kupang bertindak sebagai pembina upacara dalam peringatan Ha...
25 April 2026, 14:49
Wali Kota Kupang Terima Penghargaan Top Strategic...
Wali Kota Kupang, dr. Christian Widodo, menerima penghargaan kategori...
25 April 2026, 09:42
Dari Fatubena, Wakil Wali Kota Kupang Gaungkan Keb...
Wakil Wali Kota Kupang, Serena C. Francis, S.Sos., M.Sc., selaku pembi...
23 April 2026, 17:12
Wali Kota Kupang: Literasi adalah Fondasi Kekuatan...
Wali Kota Kupang, dr. Christian Widodo, menegaskan bahwa literasi meru...
23 April 2026, 17:07
Hadiri Muscab PKB, Wali Kota Kupang Gaungkan Polit...
Wali Kota Kupang, dr. Christian Widodo, menghadiri pembukaan Musyawara...
22 April 2026, 20:11