Wali Kota Kupang Tekankan Iman, Karakter, dan Harapan pada HUT ke-36 GMIT Kaisarea
Foto: PKP_echon saudale
Wali Kota Kupang, dr. Christian Widodo, menghadiri Ibadah Syukur dan Perayaan Hari Ulang Tahun ke-36 Jemaat GMIT Kaisarea yang berlangsung di Gedung Ibadah GMIT Kaisarea BTN Kolhua, Selasa (17/3).
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Ketua Majelis Jemaat GMIT Kaisarea BTN Kolhua, Pdt. Aleida Y. Salean-Sola, S.Th., Wakil Ketua Majelis Jemaat GMIT Kaisarea Pdt. Stefanus Pandie, S.Th., Sekretaris Daerah Kota Kupang Jeffry Edward Pelt, S.H., Asisten Pemerintahan dan Kesra Sekda Kota Kupang Hengky C. Malelak, S.STP., M.M., para Kepala Perangkat Daerah lingkup Kota Kupang, Camat dan Lurah se-Kota Kupang.
Hadir pula para Pendeta Emeritus, Emerita dan pendeta yang masih aktif melayani, Ketua Panitia HUT ke-36, Jeffrey Galla beserta seluruh jajaran panitia, para presbiter Jemaat GMIT Kaisarea, tokoh gereja, tokoh masyarakat, orang tua, serta seluruh jemaat GMIT Kaisarea BTN Kolhua.

Dalam sambutannya, Wali Kota menyampaikan bahwa perjalanan panjang Kota Kupang yang telah berusia 139 tahun, dengan 29 tahun sebagai daerah otonom, merupakan hasil kontribusi bersama seluruh elemen masyarakat, termasuk peran penting gereja.
Menurutnya, keberadaan Jemaat GMIT Kaisarea selama 36 tahun menjadi bagian penting dalam perjalanan pembangunan Kota Kupang, bahkan lebih lama dari usia otonomi daerah kota tersebut.
“Ini adalah perjalanan yang luar biasa. Gereja Kaisarea telah memberikan banyak kontribusi berupa gagasan, tenaga, dan pemikiran dalam membangun Kota Kupang. Kemajuan yang kita rasakan hari ini tidak lepas dari peran jemaat,” ungkapnya.
Wali Kota juga menegaskan bahwa perayaan HUT ke-36 ini bukan sekadar seremoni, tetapi momentum refleksi atas perjalanan iman, pengharapan, dan kasih yang telah dijalani jemaat selama ini.

“36 tahun ini adalah kisah tentang api iman yang terus menyala, api pengharapan di tengah tantangan, dan api kasih dalam pelayanan. Ini yang harus terus dijaga dan dirawat,” ujarnya.
Lebih lanjut, ia menekankan pentingnya pembangunan sumber daya manusia yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki iman dan karakter yang kuat. Ia mengajak seluruh elemen, termasuk lembaga keagamaan, untuk bersama-sama membangun keseimbangan antara ilmu dan iman.
“Ilmu tanpa iman akan melahirkan kesombongan, sementara iman tanpa ilmu bisa membawa pada arah yang keliru. Karena itu keduanya harus berjalan beriringan,” tegasnya.
Ia juga mengingatkan bahwa pembangunan kota tidak semata diukur dari infrastruktur fisik, tetapi juga dari kualitas kehidupan masyarakatnya, seperti kerukunan, saling menghormati, serta kebahagiaan warga.
Dalam kesempatan tersebut, Wali Kota turut mengajak seluruh jemaat untuk terus menjaga semangat pengharapan dalam kehidupan.

“Tanpa harapan, manusia sesungguhnya telah kehilangan kehidupan itu sendiri. Karena itu, mari kita jaga terus nyala harapan dalam hati kita,” pesannya.
Sebagai bentuk dukungan nyata, Wali Kota Kupang menyampaikan komitmen bantuan sebesar Rp30 juta dari Pemerintah Kota Kupang kepada Jemaat GMIT Kaisarea, yang direncanakan akan direalisasikan melalui perubahan anggaran tahun 2026. Bantuan tersebut diharapkan dapat mendukung pengembangan fasilitas gereja, termasuk rencana pembangunan klinik pelayanan.
Mengakhiri sambutannya, Wali Kota menyampaikan ucapan selamat ulang tahun kepada seluruh Jemaat GMIT Kaisarea.
“Selamat ulang tahun ke-36 untuk Jemaat GMIT Kaisarea. Teruslah menjadi terang dan berkat bagi Kota Kupang,” tutupnya.
Sementara itu, Ketua Majelis Jemaat GMIT Kaisarea BTN Kolhua, Aleida Y. Salean-Sola, dalam sambutannya menyampaikan bahwa usia 36 tahun bagi sebuah jemaat merupakan perjalanan yang terus bertumbuh menuju kedewasaan dalam pelayanan. Meski tergolong masih muda dibandingkan jemaat lain di Kota Kupang yang telah berusia di atas 50 tahun, Jemaat GMIT Kaisarea tetap setia menggumuli dan menjalankan panggilan pelayanan sesuai tema HUT, yakni setia dalam perjalanan dan teguh dalam pengharapan.

Ia menegaskan bahwa selama 36 tahun, jemaat terus mensyukuri penyertaan Tuhan Yesus Kristus sebagai Kepala Gereja melalui berbagai bentuk pelayanan, baik internal maupun eksternal. Komitmen tersebut diwujudkan dalam bidang pelayanan gereja, yakni Koinonia, Marturia, Liturgia, dan Diakonia, serta berbagai program pelayanan seperti kegiatan UPP, BPP, rayon, kategorian, pelayanan radio, pendidikan taman kanak-kanak, kemitraan dengan jemaat pedesaan, hingga pengembangan pelayanan kesehatan yang saat ini diarahkan menjadi klinik.
Selain itu, Ketua Majelis Jemaat juga menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh pelayan dan jemaat yang telah berkontribusi sejak awal berdirinya jemaat hingga saat ini. Ia turut menyampaikan penghargaan kepada para pendeta yang pernah dan sedang melayani, serta kepada seluruh unsur pelayanan termasuk panitia dari Rayon Yegar Sahaduta yang mengoordinir rangkaian kegiatan HUT ke-36. Di akhir sambutannya, ia juga menyampaikan terima kasih kepada Wali Kota Kupang beserta jajaran yang telah hadir, seraya berharap sinergi antara gereja dan pemerintah terus terjalin demi pelayanan dan kesejahteraan masyarakat. *PKP_chris dethan/nina tiara*
Siaran Pers oleh Bagian Protokol dan Komunikasi Pimpinan Sekretariat Daerah Kota Kupang
Berita Terkini
Wali Kota Kupang Lantik Pengurus PHBI Periode 2025...
Wali Kota Kupang, Christian Widodo, melantik pengurus Panitia Hari Bes...
15 Maret 2026, 13:41
Audiensi Srikandi CSan, Wawali Serena Dorong Perem...
Wakil Wali Kota Kupang, Serena Cosgrova Francis, S.Sos., M.Sc, menerim...
15 Maret 2026, 13:39
Jelang Hari Raya Pemkot Kupang Gandeng PT Taspen d...
Pemerintah Kota Kupang bersama PT Taspen Cabang Kupang dan Bank Mandir...
14 Maret 2026, 20:48
Wali Kota Kupang Hadiri Pentas Seni SDK Don Bosko...
Wali Kota Kupang, dr. Christian Widodo, menghadiri kegiatan Pentas Sen...
14 Maret 2026, 08:10
Resmikan Kantor Lurah Airnona, Wali Kota Kupang: I...
Wali Kota Kupang, dr. Christian Widodo, meresmikan Kantor Lurah Airnon...
14 Maret 2026, 08:09