Wawali Serena: Buka Puasa Bersama Perkuat Toleransi dan Gerakkan UMKM di Kota Kasih

Kamis, 26 Februari 2026 | 13:22:44
Gambar Berita

Foto: PKP_eman hala

Wali Kota Kupang, Christian Widodo, dan Wakil Wali Kota Kupang, Serena C. Francis, hadir bersama dalam kegiatan buka puasa bersama Pemerintah Kota Kupang yang digelar di Masjid Nurul Iman Oebobo, Rabu (25/2).

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) tingkat Kota Kupang, para pimpinan lembaga agama, Ketua FKUB Kota Kupang, para Staf Ahli Wali Kota Kupang, para Asisten Sekda Kota Kupang, para pimpinan OPD lingkup Pemerintah Kota Kupang, para camat, imam masjid dan marbot, serta para pelajar Madrasah Tsanawiyah.

Dalam kesempatan tersebut, Wakil Wali Kota menyampaikan sambutan dan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan yang dinilai bukan sekadar tradisi tahunan, melainkan momentum memperkuat persaudaraan dan kebersamaan di tengah keberagaman masyarakat Kota Kupang.

“Atas nama Pemerintah Kota Kupang dan Bapak Wali Kota, saya menyampaikan terima kasih dan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan ini. Buka puasa bersama adalah ruang untuk mempererat tali persaudaraan, meneguhkan komitmen menjaga kerukunan dan toleransi,” ujarnya.

Menurutnya, semangat Ramadhan sejalan dengan visi Kota Kupang sebagai Kota Kasih, rumah bersama yang maju, mandiri, sejahtera, dan berkelanjutan. Ia menegaskan bahwa kasih, persaudaraan, dan kebersamaan harus menjadi fondasi utama dalam kehidupan bermasyarakat.
Wawali Serena juga membagikan kenangan pribadinya tentang tradisi “war takjil” yang selalu dinantikan setiap bulan Ramadhan di Kota Kupang. Ia mengenang suasana sore hari di kawasan depan Bank Mandiri dan sekitar gereja Katedral yang ramai oleh pelaku UMKM menjajakan takjil, bahkan dikunjungi oleh warga lintas agama.

“Fenomena ini menunjukkan bahwa masyarakat Kota Kupang mempraktikkan toleransi secara nyata. Kita ikut merayakan dan menghargai bulan suci Ramadhan bersama saudara-saudara muslim kita. Inilah makna Kota Kupang sebagai rumah bersama,” tuturnya.

Ia juga mengapresiasi inisiatif remaja masjid dan tokoh-tokoh muslim yang menggerakkan Bazar UMKM Ramadhan, termasuk yang diselenggarakan oleh Masjid Nurul Hidayah. Menurutnya, dukungan terhadap UMKM merupakan langkah strategis dalam menggerakkan ekonomi dari bawah.

“Kalau kita ingin menguatkan ekonomi daerah, maka kita harus mulai dari mendukung ekonomi keluarga dan pelaku UMKM. Pemerintah Kota Kupang berkomitmen mendukung setiap gerakan ekonomi kerakyatan yang tumbuh dari masyarakat,” tegasnya.

Dalam kesempatan tersebut, Wawali Serena juga menyampaikan rasa syukur atas capaian Kota Kupang yang pada tahun 2025 kembali masuk dalam 10 besar Indeks Kota Toleran tingkat nasional selama 10 tahun berturut-turut. Capaian tersebut, katanya, menjadi bukti bahwa toleransi di Kota Kupang bukan sekadar wacana, tetapi telah menjadi budaya yang hidup dalam keseharian masyarakat.
Ia menambahkan, apresiasi serupa juga disampaikan oleh pemerintah pusat melalui Direktur Jenderal Politik dan Pemerintahan Umum Kementerian Dalam Negeri yang menilai praktik toleransi di Kota Kupang tampak nyata dalam sinergi lintas iman, baik dalam kegiatan sosial maupun ekonomi.

Meski demikian, ia mengingatkan seluruh elemen masyarakat agar tidak berpuas diri. “Prestasi ini adalah amanah yang harus kita jaga bersama. Toleransi harus terus dirawat melalui dialog, kerja sama lintas iman, dan sikap saling menghormati dalam kehidupan sehari-hari,” pesannya.

Menutup sambutannya, Wakil Wali Kota mengajak seluruh masyarakat menjadikan momentum buka puasa bersama sebagai penguat komitmen untuk terus menjadikan Kota Kupang sebagai Kota Kasih,rumah bersama yang rukun, toleran, maju, mandiri, sejahtera, dan berkelanjutan.

Sementara itu, Ketua Yayasan Masjid Nurul Iman Oebobo, H. Ismail Kasim, dalam sambutannya menegaskan pentingnya dukungan pemerintah terhadap program-program keagamaan di Nusa Tenggara Timur. Ia menyampaikan rasa syukur karena kunjungan Wali Kota dan Wakil Wali Kota ke Masjid Nurul Iman bukanlah yang pertama, termasuk sebelumnya dalam penyerahan bantuan hewan kurban. Atas nama umat Islam dan jajaran pengurus masjid, ia menyampaikan terima kasih atas perhatian dan komitmen Pemerintah Kota Kupang yang dinilai konsisten mendukung kegiatan keagamaan.

Ia juga menyampaikan apresiasi atas kehadiran Wali Kota dan Wakil Wali Kota yang menurutnya menjadi wujud nyata perhatian pemerintah terhadap umat. Momentum Ramadhan ini, katanya, menjadi kesempatan bagi umat Islam untuk menjalankan ibadah puasa dan salat tarawih dengan penuh khidmat. Ia berharap kehadiran pemerintah daerah menjadi catatan penting dan motivasi bagi umat untuk terus meningkatkan kualitas ibadah serta mempererat hubungan harmonis antarwarga.

Lebih lanjut, H. Ismail Kasim mengungkapkan bahwa kehidupan toleransi di lingkungan Masjid Nurul Iman tercermin dalam keseharian. Dari enam kepala keluarga muslim yang berada di sekitar masjid, mereka menjalankan ibadah dengan aman dan tertib berkat dukungan saudara-saudara non-muslim di lingkungan tersebut yang setiap tahun secara sukarela membantu menjaga keamanan saat umat Islam melaksanakan salat tarawih. “Inilah wajah kerukunan yang sesungguhnya,” ujarnya. *PKP_chris dethan/nina tiara*

Siaran Pers oleh Bagian Protokol dan Komunikasi Pimpinan Sekretariat Daerah Kota Kupang

Kembali