Hadiri Peresmian Pastoran Paroki St. Andreas Lasiana: Wali Kota Kupang Tegaskan Pembangunan Kota Harus Sentuh Kehidupan Iman Umat
Foto: PKP_eman hala
Wali Kota Kupang, dr. Christian Widodo menghadiri Perayaan Pesta Pelindung dan peresmian Gedung Pastoran Paroki St. Andreas Lasiana , Minggu (30/11). Acara yang juga menandai perjalanan 50 tahun karya pastoral di wilayah tersebut dipimpin langsung oleh Uskup Agung Kupang Mgr. Hieronimus Pakaenoni, beserta jajaran pemerintah daerah dan umat paroki. Peresmian ditandai dengan pengguntingan pita oleh Wali Kota, dilanjutkan dengan pemberkatan oleh Uskup Agung Kupang.
Turut hadir dalam acara tersebut Kepala BKPSDM Propinsi NTT, Yosef Rasi yang mewakili Gubernur NTT, Anggota DPRD Kota Kupang, Absalom Sine, Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Kupang serta tamu undangan lainnya. Turut mendampingi Wali Kota, Asisten Perekonomian dan Pembangunan Sekda Kota Kupang, Ignasius R. Lega, SH.

Dalam sambutannya, Wali Kota menegaskan bahwa pembangunan kota tidak semata diukur dari gedung tinggi dan jalan yang megah, tetapi dari ruang yang mendukung kehidupan rohani warganya. “Membangun sebuah kota juga berarti menghadirkan udara yang sejuk, rasa saling menghormati, dan kenyamanan dalam beribadah. Pastoran ini adalah bagian dari esensi membangun kota itu sendiri,” ungkap Wali Kota.
Wali Kota juga menekankan pentingnya kesatuan dalam menghadapi tantangan zaman. Ia mengutip pesan universal: “In unity we found victory — Ubi concordia ibi victoria. Jika kita berjalan bersama, rintangan apa pun bisa kita lalui,” ungkapnya.

Bentuk konkret semangat itu ditunjukkannya dengan langkah penghematan anggaran, termasuk kebijakan tidak membeli mobil dinas baru, sehingga dapat dialihkan untuk mendukung pembangunan fasilitas keagamaan. Dari efisiensi itu, Pemerintah Kota membantu pembangunan pastoran St. Andreas Lasiana sebesar Rp100 juta. “Kami ingin menunjukkan, ketika kita rela berkorban dan meninggalkan ego, maka kebaikan bersama dapat terwujud,” ujarnya disambut tepuk tangan umat.
Pada kesempatan yang sama, Wali Kota juga menyampaikan kebanggaan Kota Kupang yang baru saja meraih dua penghargaan nasional: masuk 10 besar Indeks Kota Toleransi dan penghargaan “Cita Kota Damai dan Inklusif”. “Toleransi dan keharmonisan antarumat beragama adalah modal utama kota ini untuk terus maju,” tegasnya.

Sementara itu, Uskup Agung Kupang, Mgr. Hieronimus Pakaenoni mengajak umat meneladani Santo Andreas sebagai jembatan perdamaian, baik dengan Tuhan maupun sesame, terutama memasuki masa Adven. “Pastoran ini bukan hanya rumah bagi gembala umat, tetapi rumah bagi perjumpaan dan pelayanan,” ucap Uskup.
Pastor Paroki St. Andreas Lasiana, RD. Hieronimus Nitsae, menyampaikan apresiasi kepada seluruh umat yang bekerja keras selama lima bulan percepatan pembangunan, serta kepada pemerintah yang hadir dan mendukung. “Dari sumbangan kecil Rp2.000 hingga kontribusi besar lainnya, semuanya menjadi persembahan iman yang menghasilkan karya besar,” ujarnya.

Menurutnya gedung pastoran yang baru diberkati tersebut menjadi simbol perjalanan iman umat St. Andreas Lasiana yang kini resmi berstatus paroki penuh setelah 50 tahun menjadi kuasi paroki. Acara berlangsung meriah dan pesan kebersamaan untuk terus melayani umat dan menjadi berkat bagi Kota Kupang. *PKP_ansel ladjar/nina tiara*
Siaran Pers oleh Bagian Protokol dan Komunikasi Pimpinan Sekretariat Daerah Kota Kupang
Berita Terkini
Dipercaya Wakili 15 Kepala Daerah, Wali Kota Kupan...
Wali Kota Kupang, dr. Christian Widodo, bersama Wakil Wali Kota Kupang...
31 Maret 2026, 20:25
Sentuhan Akhir Pengabdian: Wali Kota Apresiasi Ded...
Wali Kota Kupang, dr. Christian Widodo, menyerahkan cinderamata kepada...
31 Maret 2026, 18:05
Wali Kota Kupang Tekankan Revolusi Sistem: Kinerja...
Wali Kota Kupang, dr. Christian Widodo, menegaskan pentingnya perubaha...
31 Maret 2026, 07:43
Wali Kota Kupang Tekankan Percepatan Sistem Kerja...
Wali Kota Kupang, dr. Christian Widodo, menegaskan pentingnya percepat...
30 Maret 2026, 11:29
Arisan Perdana PSMTI Kota Kupang, Wali Kota Tekank...
Paguyuban Sosial Marga Tionghoa Indonesia (PSMTI) Kota Kupang menggela...
29 Maret 2026, 19:16