Wakil Wali Kota Tekankan Transparansi dan Kolaborasi untuk Perluas Akses Beasiswa PIP
Foto: PKP_echon saudale
Wakil Wali Kota Kupang, Serena Cosgrova Francis, memimpin pertemuan bersama Kepala SD/MI dan SMP/MTs se-Kota Kupang dalam rangka evaluasi dan penyaluran Beasiswa Program Indonesia Pintar (PIP) hasil kolaborasi Pemerintah Kota Kupang melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan dengan Yayasan Timor Belajar, Senin (24/11) di Dapur Nekamese. Turut hadir, Plt. Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Kupang, Ernest S. Ludji, S.STP., M.Si. beserta jajaran.
Penyaluran beasiswa PIP tahun ini diberikan kepada 1.289 siswa, terdiri atas 1.068 siswa SD dari 38 sekolah dan 253 siswa SMP dari 9 sekolah, sebagai dukungan pemenuhan kebutuhan pendidikan siswa dan upaya menekan angka putus sekolah di Kota Kupang.

Dalam arahannya, Wakil Wali Kota menegaskan bahwa beasiswa ini merupakan buah aspirasi yang diperjuangkan sejak beberapa tahun terakhir dan menjadi bukti komitmen Pemerintah Kota Kupang dalam mengawal pendidikan di tengah keterbatasan anggaran.
“Pemerintah Kota Kupang terus bekerja mengawal pendidikan. Meski kita menghadapi pemotongan anggaran sebesar Rp204 miliar, pendidikan harus tetap berjalan. Karena itu, kolaborasi seperti ini penting agar anak-anak tetap mendapatkan hak pendidikannya,” tegas Serena.

Serena meminta seluruh kepala sekolah memastikan proses penyaluran beasiswa berjalan cepat, transparan, dan tepat sasaran. “Setelah SK diterima, segera informasikan kepada orang tua. Jangan ditahan. Bantuan ini adalah hak anak dan harus diterima utuh tanpa pemotongan dengan alasan apa pun,” ujarnya.
Ia juga menegaskan agar sekolah aktif membantu orang tua yang belum terbiasa mengurus layanan perbankan. “Aktivasi rekening dan pencairan harus dibantu sampai selesai. Jangan biarkan orang tua kebingungan. Selama dua sampai tiga tahun berjalan, puji Tuhan tidak ada laporan penyimpangan, dan kita ingin ini terus terjaga,” jelas Serena.
Selain itu, Dana PIP diharapkan digunakan secara tepat sasaran. “Mohon edukasi orang tua agar dana digunakan untuk kebutuhan sekolah seperti seragam, buku, alat tulis, transportasi, bukan untuk hal konsumtif. Kita jaga bersama,” imbuhnya.

Ia juga menyoroti pentingnya relasi dan kolaborasi dengan berbagai pihak untuk menjamin keberlanjutan dukungan pendidikan dari pusat. “Tugas pemerintah daerah hari ini adalah bergerak cepat, membuka jejaring seluas-luasnya, dan memanfaatkan peluang agar program-program pusat dapat membantu daerah. Karena dana daerah terbatas, kolaborasi adalah kunci,” kata Serena.
Menutup arahannya, Wakil Wali Kota kembali mengingatkan peran strategis kepala sekolah. “Anak-anak ini adalah aset Kota Kupang. Tugas Bapak/Ibu Kepala Sekolah bukan hanya mengajar, tetapi memastikan hak bantuan pendidikan mereka sampai kepada penerimanya. Ketika kita menjaga pendidikan mereka, kita sedang menjaga masa depan kota ini.” pungkasnya. *PKP_nina tiara*
Siaran Pers oleh Bagian Protokol dan Komunikasi Pimpinan Sekretariat Daerah Kota Kupang
Berita Terkini
Pemkot Dorong Penguatan Iman Pemuda-Pemudi Kristen
Pemerintah Kota Kupang melalui Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Sek...
04 Februari 2026, 08:57
Sekda Kota Kupang Tegaskan Pentingnya Kolaborasi d...
Pemerintah Kota Kupang menegaskan komitmennya dalam meningkatkan deraj...
03 Februari 2026, 16:11
Sekda Kota Kupang Terima Kunjungan BPK RI dalam En...
Sekretaris Daerah Kota Kupang, Jeffry Eduard Pelt, S.H., menerima kunj...
29 Januari 2026, 18:00
Program INA KASIH Pemerintah Kota Kupang Raih Juar...
Komitmen Pemerintah Kota Kupang dalam menghadirkan kebijakan yang berp...
28 Januari 2026, 11:47
Kota Kupang Terima Penghargaan Capaian Universal H...
Komitmen Pemerintah Kota Kupang dalam menjamin hak dasar kesehatan war...
28 Januari 2026, 07:21