Wawali Tinjau Progres Ruang Kreatif, Dukung Pengembangan Ekonomi Kaum Muda
Foto: PKP_tonny ga
Kreativitas anak muda tidak cukup hanya diberi ruang untuk tumbuh, tetapi juga harus dibuka jalannya agar menghasilkan nilai ekonomi. Semangat inilah yang mendorong Pemerintah Kota Kupang menyiapkan ruang kreatif sebagai wadah bagi generasi muda untuk berkarya, berkolaborasi, dan mengembangkan peluang usaha di sektor ekonomi kreatif.
Wakil Wali Kota Kupang, Serena Cosgrova Francis, S.Sos., M.Sc., meninjau progres pembangunan ruang kreatif di Kantor Dinas Pariwisata Kota Kupang, Kamis (22/10). Peninjauan tersebut dilakukan untuk memastikan kesiapan fasilitas yang diharapkan menjadi salah satu pusat aktivitas komunitas dan pelaku ekonomi kreatif di Kota Kupang.

Dalam kunjungan itu, Serena didampingi Sekretaris Dinas Pariwisata Kota Kupang, Margaritha Salean, S.E., M.AP.; Kepala Bidang Destinasi, Esteria N. Zacharias, S.STP., M.Tr.IP.; Kepala Bidang Pemasaran, Inda Khristin Dethan, S.E., M.Ec.Dev.; serta Kepala Bidang Pengembangan Sumber Daya Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Maria Magdalena Loudoe, S.Sos., M.M.
Serena menjelaskan, penyediaan ruang kreatif merupakan bagian dari komitmen Wali Kota Kupang, dr. Christian Widodo, bersama dirinya untuk mendorong pertumbuhan ekonomi daerah melalui pengembangan potensi lokal, termasuk kreativitas generasi muda.

Menurutnya, anak muda Kota Kupang memiliki peluang untuk mengembangkan beragam bidang, mulai dari desain grafis, seni, film, hingga pengolahan potensi budaya menjadi produk dan karya yang memiliki nilai ekonomi.
“Dari sini kita membuat satu ruang dan juga wadah sehingga anak-anak muda juga bisa punya ruang untuk menjual itu sebagai nilai tambahan ekonomi mereka,” ujar Serena.
Baginya, kreativitas tidak boleh berhenti sebagai ide atau sekadar menjadi aktivitas komunitas. Dengan dukungan fasilitas, jejaring, dan kesempatan yang tepat, kreativitas dapat berkembang menjadi produk, jasa, bahkan peluang usaha yang membantu meningkatkan pendapatan anak muda.

Salah satu hal menarik dari pembangunan ruang kreatif ini adalah pemanfaatan kembali ruangan di lingkungan Dinas Pariwisata yang sebelumnya digunakan untuk menyimpan barang-barang tidak terpakai. Ruang tersebut kini dialihfungsikan agar memiliki manfaat yang lebih besar bagi masyarakat, khususnya generasi muda.
Ke depannya, fasilitas ini direncanakan menjadi tempat penyelenggaraan berbagai kegiatan, seperti lokakarya, pameran karya, pelatihan, serta aktivitas kolaboratif komunitas dan pelaku ekonomi kreatif. Dengan kapasitas hingga 100 orang, ruang tersebut diharapkan mampu mengakomodasi kegiatan bersama yang mempertemukan ide, keterampilan, dan peluang kerja sama.
Serena menekankan bahwa keberadaan fasilitas ini perlu diikuti dengan aktivitas yang berkelanjutan. Pemerintah tidak hanya menyiapkan tempat, tetapi juga perlu membuka ruang kolaborasi agar komunitas kreatif dapat memanfaatkan fasilitas tersebut untuk mengembangkan kemampuan dan memperluas jejaring.

Karena itu, keterlibatan komunitas dan pelaku ekonomi kreatif menjadi penting. Pemerintah dan komunitas diharapkan dapat saling mendukung dalam menciptakan kegiatan produktif, memperkenalkan karya lokal kepada masyarakat, serta membuka peluang pasar yang lebih luas.
Pemerintah Kota Kupang memandang ekonomi kreatif sebagai salah satu sektor yang dapat membuka peluang baru bagi generasi muda sekaligus memperkuat perekonomian daerah. Potensi seni, budaya, desain, dan karya audiovisual dapat dikembangkan menjadi produk maupun jasa yang memiliki daya saing.
Serena menyampaikan bahwa Pemkot Kupang akan terus memperhatikan kebutuhan pengembangan sektor ini, termasuk mendorong kebijakan yang mendukung tumbuhnya ekosistem ekonomi kreatif.

Ruang kreatif diharapkan menjadi langkah awal untuk membangun ekosistem tersebut: tempat anak muda bertemu, belajar, mengembangkan gagasan, menghasilkan karya, dan menemukan peluang untuk menjadikannya sumber penghasilan.
Melalui inisiatif ini, Pemkot Kupang ingin memastikan bahwa pembangunan tidak hanya berfokus pada infrastruktur fisik, tetapi juga pada penciptaan kesempatan bagi masyarakat untuk berkembang dan mandiri secara ekonomi.
Sebab, ketika kreativitas mendapatkan ruang dan kesempatan, anak muda bukan hanya menjadi penonton pembangunan, melainkan ikut menciptakan nilai, membuka peluang usaha, dan menjadi bagian penting dari pertumbuhan ekonomi Kota Kupang. *PKP_yesti ola/ citra acry/ansel ladjar*
Siaran Pers oleh Bagian Protokol dan Komunikasi Pimpinan Sekretariat Daerah Kota Kupang
Berita Terkini
Sekda Kota Kupang Buka Ruang Kritik, Ajak Mahasisw...
Sekretaris Daerah Kota Kupang, Jeffry Edward Pelt, S.H., menegaskan ba...
21 Oktober 2026, 21:21
Wawali Kota Kupang Apresiasi GMIT, Dorong Gereja R...
Wakil Wali Kota Kupang, Serena C. Francis, S.Sos., M.Sc., mengapresias...
22 Oktober 2026, 20:55
Wawali Dorong Kolaborasi Lintas Sektor Untuk Perli...
Perlindungan perempuan dan anak tidak cukup hanya melalui sosialisasi...
21 Oktober 2026, 20:47
14 Tahun Tertunda, dr. Christian Widodo Tuntaskan...
Setelah tertunda selama kurang lebih 14 tahun, penandatanganan perjanj...
20 Oktober 2026, 18:11
Wakil Wali Kota dan DPRD Kota Kupang Tekankan Sine...
Wakil Wali Kota Kupang, Serena C. Francis, S.Sos., M.Sc., mengajak pim...
19 Oktober 2026, 17:10