Tepati Janji, Wawali Bawa Kontingen SMK Maritim Nusantara Temui Gubernur NTT
Foto: PKP_dedy irawan
Wakil Wali Kota Kupang, Serena Cosgrova Francis, S.Sos., M.Sc., menepati janjinya kepada kontingen Lomba Ketangkasan Baris-Berbaris (LKBB) SMK Maritim Nusantara Kota Kupang. Setelah melepas kontingen untuk berlaga di tingkat nasional, Serena memfasilitasi pertemuan langsung para siswa dengan Gubernur Nusa Tenggara Timur (NTT), Emanuel Melkiades Laka Lena.
Pertemuan berlangsung di Rumah Jabatan Gubernur NTT, Sabtu (29/8), sebagai bagian dari upaya memberikan dukungan, arahan, sekaligus penguatan mental bagi kontingen yang akan membawa nama Provinsi NTT pada kompetisi tingkat nasional di Jakarta.
Kontingen SMK Maritim Nusantara dijadwalkan bertolak ke Jakarta pada 4 September mendatang untuk mengikuti kompetisi yang diselenggarakan oleh Majelis Permusyawaratan Rakyat Republik Indonesia (MPR RI). Mereka sebelumnya berhasil menjadi juara tingkat provinsi sehingga berhak mewakili NTT di tingkat nasional.

Wawali hadir didampingi Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu Kota Kupang, Wildrian Ronald Otta, S.STP., M.M. Turut hadir Kepala SMK Maritim Nusantara Kupang, Jesica S. Sodakain, S.H., M.H., pelatih dari Batalyon Marinir Kupang Serda Marinir Valentino Malo Mabe, jajaran pengurus sekolah, serta 14 anggota kontingen yang terdiri atas peserta dan tim pendamping.
Dalam pertemuan tersebut, Serena menegaskan bahwa fasilitasi pertemuan dengan Gubernur merupakan bentuk komitmen Pemerintah Kota Kupang untuk mendukung anak-anak muda yang membawa nama daerah ke tingkat nasional.
"Kami memfasilitasi adik-adik SMK Maritim Nusantara yang sebelumnya telah dilepas di tingkat kota untuk beraudiensi secara khusus dengan Bapak Gubernur. Ini bagian dari komitmen kami untuk memberikan dukungan dan ruang bagi anak-anak muda Kota Kupang yang sedang membawa nama NTT," ujar Serena.

Menurut dia, kesempatan bertanding di tingkat nasional bukan sekadar soal meraih juara. Para siswa juga membawa identitas NTT sehingga perlu tampil dengan percaya diri dan menunjukkan karakter daerah.
"Harapan kami, arahan dan motivasi dari Bapak Gubernur menjadi bekal bagi mereka. Mereka tidak hanya bertanding untuk sekolah, tetapi membawa nama Kota Kupang dan Provinsi NTT," katanya.
Gubernur NTT, Emanuel Melkiades Laka Lena menyambut hangat kedatangan kontingen. Ia memberikan apresiasi atas capaian para siswa sekaligus menitipkan pesan agar kesempatan tampil di tingkat nasional dimanfaatkan untuk memperkenalkan kekayaan sejarah dan budaya NTT.
Melki menekankan pentingnya kedisiplinan, ketahanan fisik, kekompakan, dan semangat juang selama mengikuti kompetisi. Ia juga meminta tim memanfaatkan ruang kreasi yang tersedia dalam perlombaan untuk menyampaikan pesan kebangsaan yang kuat.

Berdasarkan petunjuk teknis perlombaan, sekitar 80 persen penilaian diperuntukkan bagi gerakan baris-berbaris murni (PDP 96), sedangkan 20 persen sisanya diberikan untuk variasi dan kreasi pada bagian penutup. Pada bagian inilah, Gubernur meminta kontingen memasukkan narasi sejarah NTT, khususnya keterkaitan Ende dengan proses lahirnya Pancasila.
"Saya minta dimasukkan pesan khusus dalam variasi gerakan maupun yel-yel kalian. Sampaikan bahwa NTT memiliki bagian penting dalam sejarah lahirnya Pancasila ketika Bung Karno diasingkan di Ende," ujar Melki.
Menurutnya, pesan tersebut dapat menjadi kekuatan pembeda kontingen NTT ketika tampil di hadapan peserta dari berbagai daerah di Indonesia. "Nilai Pancasila adalah fondasi berbangsa yang sangat mahal. Tampilkan dengan bangga agar seluruh Indonesia tahu bahwa kontingen NTT membawa narasi kebangsaan yang kuat. Di samping itu, masukkan juga unsur lokal seperti rumah adat dan kebudayaan NTT," katanya.
Arahan tersebut langsung mendapat respons dari tim pelatih. Serda Marinir Valentino Malo Mabe mengatakan pihaknya akan memanfaatkan waktu yang tersisa untuk memperkuat dua aspek utama yang ditekankan Gubernur, yakni ketepatan gerakan baris-berbaris dan kekuatan kreasi pada bagian penutup.

"Kami akan menindaklanjuti arahan Bapak Gubernur. Fokus kami adalah menyempurnakan gerakan baris-berbaris murni sekaligus mematangkan variasi dan yel-yel yang membawa pesan Pancasila serta budaya NTT," ujarnya.
Kepala SMK Maritim Nusantara Kupang, Jesica S. Sodakain, menyebut pertemuan tersebut menjadi suntikan moral yang sangat berarti bagi para siswa. Menurutnya keberhasilan melaju ke tingkat nasional merupakan pencapaian membanggakan, terlebih SMK Maritim Nusantara merupakan sekolah swasta asal NTT yang berhasil lolos ke ajang tersebut.
"Ini pencapaian luar biasa bagi kami sebagai sekolah swasta. Anak-anak sangat bersemangat meskipun dengan berbagai keterbatasan yang kami miliki. Dukungan Pemerintah Kota Kupang dan arahan langsung dari Bapak Gubernur NTT menjadi suntikan moral yang sangat besar bagi kami," kata Jesica. Ia memastikan seluruh anggota kontingen siap memberikan penampilan terbaik di Jakarta.
Pertemuan yang berlangsung dalam suasana hangat tersebut ditutup dengan pemutaran video dokumentasi latihan, foto bersama, dan ramah tamah antara Gubernur NTT, jajaran Pemerintah Kota Kupang, pihak sekolah, pelatih, serta para anggota kontingen. *PKP_tamar ndapatady/ansel ladjar*
Siaran Pers oleh Bagian Protokol dan Komunikasi Pimpinan Sekretariat Daerah Kota Kupang
Berita Terkini
Susuri Flores, Misi Kemanusiaan Wali Kota Berakhir...
Wali Kota Kupang, dr. Christian Widodo, menyelesaikan misi kemanusiaan...
30 Agustus 2026, 19:20
Wali Kota Berpacu Pulang dari Flores, Wawali Seren...
Suasana duka menyelimuti halaman Kantor Wali Kota Kupang, Sabtu (29/8)...
30 Agustus 2026, 19:18
Dukung Penyegaran 630 Pendeta, Wawali Buka Ruang K...
Pemerintah Kota Kupang menunjukkan dukungannya terhadap upaya memperku...
30 Agustus 2026, 18:28
Wali Kota Kupang Antar Langsung Bantuan ke Enam Ka...
Di tengah gempa susulan yang masih terus mengguncang Pulau Flores, Wal...
26 Agustus 2026, 09:11
Wali Kota Naik Ring, Galang Solidaritas untuk Korb...
Kejuaraan Tinju Piala Wali Kota Kupang 2026 yang digelar Pertina tidak...
23 Agustus 2026, 19:39