Wawali Terima Peserta Karnaval Budaya Jamda Pramuka X NTT
Foto: PKP_echon saudale
Ribuan peserta Jambore Daerah (Jamda) X Gerakan Pramuka Nusa Tenggara Timur (NTT) 2026 sukses menghidupkan suasana Kota Kupang melalui Karnaval Budaya yang berlangsung, Sabtu (1/8). Selain menyuguhkan atraksi budaya yang memukau, kegiatan ini turut menggerakkan roda perekonomian masyarakat, khususnya pelaku UMKM di kawasan SABOAK Taman Nostalgia.
Menyambut ribuan peserta yang tiba di lokasi akhir karnaval, Wakil Wali Kota Kupang, Serena Cosgrova Francis, S.Sos., M.Sc., mengajak seluruh peserta menjadi duta yang membawa cerita baik tentang Kota Kupang setelah kembali ke daerah masing-masing.

"Atas nama Pemerintah Kota Kupang, saya mengucapkan selamat datang di kawasan Car Free Night SABOAK. Kami bangga dapat menjadi bagian dari perjalanan Adik-adik semua yang telah mengikuti Jambore Daerah di Bumi Perkemahan Fatubena," ujar Serena.
Menurutnya, Jamda bukan hanya mempertemukan generasi muda dari seluruh NTT, tetapi juga membangun persahabatan yang kelak menjadi modal penting dalam membangun daerah. "Saat kembali ke kabupaten dan kota masing-masing, kami titipkan agar Adik-adik membawa cerita yang baik tentang Kota Kupang. Ceritakan bahwa Kota Kasih bukan hanya indah karena kotanya, tetapi juga hangat karena orang-orangnya. Dari persahabatan lahir kolaborasi, dan dari kolaborasi akan lahir masa depan Nusa Tenggara Timur yang lebih baik," pesannya.

Karnaval yang dilepas dari Rumah Jabatan Gubernur NTT pada pukul 15.00 WITA itu diikuti sekitar 5.000 peserta yang terdiri atas kontingen dari 17 Kwartir Cabang (Kwarcab) se-NTT serta Pramuka Penggalang, Penegak, dan Pandega Gugus Depan se-Kota Kupang. Sepanjang rute menuju SABOAK Taman Nostalgia, ribuan warga memadati sisi jalan untuk menyaksikan parade yang dipenuhi warna-warni busana adat, tarian tradisional, musik daerah, hingga atraksi budaya khas dari masing-masing wilayah.
Lebih dari sekadar parade budaya, para peserta juga menyampaikan berbagai pesan pembangunan melalui kostum kreatif, miniatur, dan pertunjukan teatrikal. Beragam isu strategis yang diangkat meliputi pengelolaan sampah dan pelestarian lingkungan, adaptasi perubahan iklim dan ketahanan pangan berbasis potensi lokal, pencegahan stunting dan perlindungan anak, serta literasi digital dan penguatan persatuan dalam keberagaman.

Ramainya pengunjung di titik akhir karnaval turut membawa dampak ekonomi yang nyata. Kawasan SABOAK Taman Nostalgia berubah menjadi pusat aktivitas masyarakat. Pelaku UMKM kuliner, kerajinan tangan, jajanan khas NTT, hingga penyedia jasa transportasi dan perparkiran menikmati lonjakan pengunjung dan peningkatan omzet selama kegiatan berlangsung.
Ketua Kwartir Daerah Gerakan Pramuka NTT, Drs. Sinun Petrus Manuk menilai karnaval budaya menjadi bukti bahwa Gerakan Pramuka mampu menghadirkan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat.
"Karnaval budaya ini membuktikan bahwa kegiatan kepramukaan tidak hanya berfokus pada pembentukan karakter generasi muda, tetapi juga menjadi penggerak ekonomi kerakyatan yang memberikan dampak langsung bagi masyarakat Kota Kupang," ujarnya.

Jambore Daerah X Gerakan Pramuka NTT merupakan agenda lima tahunan sebagai wadah pembinaan Pramuka Penggalang se-NTT. Mengusung tema "Berekreasi, Berinovasi, Terampil, dan Mandiri untuk Mendukung Swasembada Pangan" dengan slogan "Satu Pramuka untuk Satu Indonesia", kegiatan ini menegaskan peran Gerakan Pramuka sebagai mitra strategis pemerintah dalam membangun karakter generasi muda, melestarikan budaya, memperkuat persaudaraan, sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat melalui berbagai kegiatan yang melibatkan publik. *PKP_tamar ndapatady/ansel ladjar*
Siaran Pers oleh Bagian Protokol dan Komunikasi Pimpinan Sekretariat Daerah Kota Kupang
Berita Terkini
200 Juta Untuk Askot PSSI, Wali Kota Bidik Masa De...
Dukungan Pemerintah Kota Kupang terhadap sepak bola tidak berhenti pad...
05 Oktober 2026, 19:23
Pemkot Kupang Dukung Pesparawi Perdana GMIT, Gelon...
Pesparawi Sinode GMIT untuk pertama kalinya digelar di Kota Kupang. Pe...
05 Oktober 2026, 18:35
Wali Kota Hadiri Bedah Buku Romo Leo Mali: Melihat...
Wali Kota Kupang, dr. Christian Widodo menghadiri perayaan 30 tahun im...
03 Oktober 2026, 17:09
Wali Kota Kupang Tantang Anak Muda Adu Gagasan Lew...
Wali Kota Kupang, dr. Christian Widodo menawarkan ruang baru bagi orga...
03 Oktober 2026, 18:50
Lepas Kontingen Kempo ke Badung, Wali Kota Kupang:...
Wali Kota Kupang, dr. Christian Widodo, menitipkan pesan khusus kepada...
03 Oktober 2026, 21:25