Wali Kota Kupang Buka Festival Budaya Multi Etnis Kelurahan Namosain, Tegaskan Keberagaman Adalah Kekuatan Kota Kupang
Foto: PKP_abi letman
Wali Kota Kupang, dr. Christian Widodo, secara resmi membuka Festival Budaya Multi Etnis Kelurahan Namosain Tahun 2026 yang mengusung tema "Beragam Budaya, Satu Hati", di Pantai Namosain, Selasa (28/7).
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Anggota DPRD Provinsi Nusa Tenggara Timur, Filmon Loasana, Anggota DPRD Kota Kupang Daerah Pemilihan Alak, Yafet Horo dan Barche Bastian, Kepala PT Pegadaian Cabang Kupang, I Made Sanwira, Ketua Majelis Jemaat GMIT Yegar Sahaduta Oesapa, Pdt. Yuniarti Wadu Sabat, S.Th., para tokoh masyarakat, tokoh agama, tokoh adat, serta masyarakat Kelurahan Namosain.
Festival yang berlangsung hingga 30 Juli 2026 ini merupakan bagian dari upaya Pemerintah Kelurahan Namosain dalam memperkuat persatuan masyarakat, melestarikan budaya lokal dan budaya nusantara, sekaligus mendorong pengembangan sektor pariwisata, ekonomi kreatif, dan UMKM.

Kehadiran Wali Kota disambut meriah melalui tarian adat Kabupaten Rote Ndao dan penampilan drumband Madrasah Aliyah Negeri Kupang yang semakin menyemarakkan suasana pembukaan festival.
Pada kesempatan tersebut, PT Pegadaian Cabang Kupang menyerahkan bantuan Corporate Social Responsibility (CSR)senilai Rp25 juta kepada Pemerintah Kota Kupang untuk mendukung pembenahan Kantor Camat Alak, khususnya pembangunan paving block. Bantuan tersebut diserahkan langsung oleh Kepala PT Pegadaian Cabang Kupang, I Made Sanwira, kepada Wali Kota Kupang.
Dalam sambutannya, Wali Kota menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada PT Pegadaian Cabang Kupang atas kepeduliannya terhadap pembangunan Kota Kupang melalui program CSR.

"Atas nama Pemerintah Kota Kupang, saya mengucapkan terima kasih kepada PT Pegadaian Cabang Kupang atas dukungan yang diberikan. Di tengah keterbatasan anggaran dan berbagai tantangan pembangunan, kolaborasi dan semangat gotong royong menjadi kunci untuk membawa Kota Kupang terus maju," ujarnya.
Menurutnya, pembangunan daerah tidak dapat dilakukan oleh pemerintah semata, tetapi membutuhkan keterlibatan seluruh elemen masyarakat, dunia usaha, lembaga keagamaan, komunitas, serta seluruh pemangku kepentingan.
"Kalau kita ingin berjalan cepat, kita bisa berjalan sendiri. Tetapi kalau kita ingin berjalan jauh, kita harus berjalan bersama-sama. Kolaborasi inilah yang terus kita bangun di Kota Kupang," tambahnya.

Wali Kota juga memberikan apresiasi kepada masyarakat Kelurahan Namosain dan panitia penyelenggara yang dinilai berhasil menghadirkan festival budaya yang tertata, meriah, dan melibatkan seluruh lapisan masyarakat.
"Sepanjang saya menghadiri berbagai festival budaya di tingkat kelurahan, Festival Budaya Kelurahan Namosain merupakan salah satu yang terbaik. Di tengah padatnya agenda pemerintahan, saya tetap menyempatkan diri hadir sebagai bentuk cinta dan perhatian kepada masyarakat Kelurahan Namosain," ungkapnya.
Lebih lanjut, Wali Kota menegaskan bahwa festival budaya bukan sekadar perayaan seni dan tradisi, tetapi menjadi ruang untuk memperkuat persaudaraan serta merayakan keberagaman yang menjadi identitas Kota Kupang.

"Keberagaman di Kota Kupang bukan menjadi penghalang, melainkan menjadi kekuatan. Perbedaan suku, agama, budaya, dan etnis merupakan anugerah yang harus terus dirawat dalam semangat persatuan," katanya.
Ia menjelaskan bahwa harmoni tidak berarti semua harus sama, melainkan kemampuan hidup berdampingan dalam perbedaan dengan saling menghargai dan saling menguatkan.
"Layaknya nada-nada dalam sebuah lagu ataupun warna-warna dalam sehelai tenun, setiap perbedaan memiliki tempatnya masing-masing. Ketika disatukan dalam keseimbangan, semuanya menjadi harmoni yang indah. Itulah Kota Kupang, kota yang hidup dalam keberagaman dan persaudaraan," tuturnya.

Wali Kota juga mengajak seluruh masyarakat untuk terus menjaga persatuan, memperkuat semangat kebersamaan, dan membangun Kota Kupang melalui kolaborasi lintas sektor.
"Datang bersama adalah sebuah permulaan, tetap bersama adalah sebuah kemajuan, dan mampu bekerja bersama adalah sebuah kesuksesan. Mari kita terus menjaga semangat kebersamaan demi kemajuan Kota Kupang," pesannya.
Sementara itu, Ketua Panitia Festival Budaya Kelurahan Namosain, Bertha Hangge, mengatakan bahwa festival tersebut diselenggarakan sebagai wadah mempererat tali persaudaraan antarwarga sekaligus melestarikan keberagaman budaya yang hidup di tengah masyarakat Kelurahan Namosain.
Ia menjelaskan, rangkaian kegiatan festival meliputi karnaval budaya yang diikuti sekitar 500 peserta, pertunjukan seni budaya dari berbagai etnis, pameran produk UMKM, serta beragam perlombaan yang melibatkan ratusan peserta dari berbagai unsur masyarakat.

"Kami mengucapkan terima kasih kepada Bapak Wali Kota Kupang yang telah berkenan hadir dan membuka festival ini, serta kepada seluruh pihak, khususnya PT Pegadaian Cabang Kupang, DPRD Provinsi NTT, DPRD Kota Kupang, pemerintah kecamatan, para sponsor, dan seluruh masyarakat yang telah memberikan dukungan sehingga kegiatan ini dapat terselenggara dengan baik," ujarnya.
Mendampingi Wali Kota, Kepala Dinas Pariwisata Kota Kupang, Josefina M.D. Gheta, Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kota Kupang, Ariantje Martje Baun, Camat Alak beserta jajaran, dan sejumlah pimpinan perangkat daerah terkait.
Melalui Festival Budaya Multi Etnis Kelurahan Namosain Tahun 2026, Pemerintah Kota Kupang berharap semangat persatuan dalam keberagaman terus terpelihara, sekaligus menjadi penggerak bagi pengembangan pariwisata, ekonomi kreatif, dan UMKM, sehingga mampu memberikan dampak positif bagi kesejahteraan masyarakat serta mendukung terwujudnya Kota Kupang yang maju, inklusif, dan berkelanjutan. *PKP_enjel lasbaun/ansel ladjar*
Siaran Pers oleh Bagian Protokol dan Komunikasi Pimpinan Sekretariat Daerah Kota Kupang
Berita Terkini
Kolaborasi Pemkot dan Undana Diperkuat, Wawali Kot...
Wakil Wali Kota Kupang, Serena Cosgrova Francis, S.Sos., M.Sc., secara...
30 Juli 2026, 16:38
Pisah Sambut Kapolresta, Wali Kota Tegaskan Sinerg...
Wali Kota Kupang, dr. Christian Widodo, didampingi Ketua Tim Penggerak...
30 Juli 2026, 16:35
Wawali Kupang Tegaskan Dukungan untuk Peresmian GM...
Wakil Wali Kota Kupang, Serena Cosgrova Francis, S.Sos., M.Sc., menega...
30 Juli 2026, 16:30
Jamda X NTT Resmi Dibuka, Wali Kota Kupang Siapkan...
Wali Kota Kupang, dr. Christian Widodo, menghadiri Upacara Pembukaan J...
30 Juli 2026, 16:29
Wali Kota Kupang Dukung KKR Gereja Mawar Sharon
Komitmen Pemerintah Kota Kupang dalam mendukung kegiatan keagamaan kem...
30 Juli 2026, 16:21