Wawali Dukung INOVASI NTT, Jadikan Kunjungan Dubes Australia Momentum Perkuat Literasi Sekolah Kota Kupang

Selasa, 28 Juli 2026 | 10:15:02
Gambar Berita

Foto: PKP_abi letman

Pemerintah Kota Kupang terus memperkuat kolaborasi dengan berbagai mitra pembangunan dalam meningkatkan kualitas pendidikan, khususnya penguatan kemampuan literasi dan numerasi peserta didik. Dukungan tersebut ditegaskan Wakil Wali Kota Kupang, Serena Cosgrova Francis, S.Sos., M.Sc., saat menerima audiensi Tim INOVASI NTT yang membahas persiapan kunjungan Duta Besar Australia untuk Indonesia sekaligus pengembangan kerja sama pendidikan di Kota Kupang.

Audiensi berlangsung di Ruang Kerja Wakil Wali Kota Kupang, Kamis (24/7). Pertemuan tersebut menjadi bagian dari persiapan kunjungan Duta Besar Australia yang dijadwalkan berlangsung di Kota Kupang pada akhir Juli hingga awal Agustus 2026, dengan salah satu agenda utama mengunjungi SD Negeri Palsatu Alak sebagai sekolah mitra Program INOVASI.

Hadir dalam pertemuan tersebut Provincial Manager INOVASI NTT, Hironimus Sugi. Turut mendampingi Wakil Wali Kota, Plt. Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Kupang, Ernest S. Ludji, S.STP., M.Si.; Plt. Kepala Bagian Umum Setda Kota Kupang, Hubertus Mani, S.H.; serta Kepala SD Negeri Palsatu Alak, Mira Santos.

Wakil Wali Kota Kupang menyambut positif rencana kunjungan tersebut dan memberikan apresiasi kepada Tim INOVASI NTT yang telah menjadi mitra strategis dalam mendukung peningkatan mutu pendidikan di Kota Kupang dan Nusa Tenggara Timur.

Menurut Serena, kehadiran Duta Besar Australia menjadi momentum penting untuk menunjukkan berbagai praktik baik yang telah dilakukan sekolah-sekolah di Kota Kupang sekaligus membuka peluang kerja sama yang lebih luas dalam pembangunan sumber daya manusia.
"Pemerintah Kota Kupang menyambut baik kunjungan Duta Besar Australia ini. Kami melihatnya sebagai kesempatan untuk memperkuat kolaborasi, khususnya di bidang pendidikan, karena peningkatan kualitas manusia harus menjadi prioritas bersama," ujar Serena.
Ia menegaskan bahwa pemerintah tidak dapat bekerja sendiri dalam meningkatkan kualitas pendidikan. Dibutuhkan sinergi dengan berbagai pihak, termasuk lembaga pendidikan, mitra pembangunan, dunia internasional, serta komunitas yang memiliki kepedulian terhadap masa depan anak-anak.

Dalam kesempatan tersebut, Wawali menyampaikan apresiasi khusus kepada Program INOVASI yang selama ini konsisten melakukan pendampingan terhadap sekolah-sekolah di NTT, termasuk di Kota Kupang, melalui pendekatan peningkatan kualitas pembelajaran berbasis kebutuhan sekolah.

"Kami mengapresiasi kerja nyata INOVASI yang telah mendampingi sekolah-sekolah kita. Program seperti ini sangat berarti karena menyentuh langsung kemampuan dasar anak, terutama literasi dan numerasi yang menjadi fondasi utama keberhasilan pendidikan," jelasnya.

Serena juga menyatakan kesiapan Pemerintah Kota Kupang untuk terus mendukung keberlanjutan program-program peningkatan mutu pendidikan, termasuk penguatan kemampuan numerasi pada sekolah-sekolah yang masih membutuhkan pendampingan berdasarkan hasil evaluasi pembelajaran. Menurutnya, kemampuan membaca, memahami informasi, dan berpikir numerik merupakan bekal penting bagi anak-anak agar mampu menghadapi tantangan masa depan.

Sementara itu, Provincial Manager INOVASI NTT, Hironimus Sugi, menjelaskan bahwa kunjungan Duta Besar Australia merupakan bagian dari rangkaian kerja sama antara Pemerintah Indonesia dan Australia dalam mendukung peningkatan kualitas pendidikan.

Ia menyampaikan bahwa SD Negeri Palsatu Alak dipilih sebagai salah satu lokasi kunjungan karena dinilai berhasil menerapkan berbagai pendekatan pembelajaran inovatif melalui pendampingan Program INOVASI. "SD Negeri Palsatu merupakan salah satu dari 60 sekolah yang mendapatkan pendampingan INOVASI. Sekolah ini menunjukkan perkembangan yang baik dalam penerapan pembelajaran literasi, salah satunya melalui Reading Camp yang membantu siswa belajar sesuai dengan tingkat kemampuan membaca masing-masing," jelas Hironimus.

Selain menjadi sekolah mitra, Kepala SD Negeri Palsatu Alak juga berperan sebagai fasilitator daerah yang membantu berbagi praktik baik dan mendukung peningkatan kapasitas guru serta kepala sekolah di berbagai wilayah di Nusa Tenggara Timur.

Dalam agenda kunjungan tersebut, Duta Besar Australia direncanakan melihat langsung proses pembelajaran literasi di kelas, pembelajaran berbasis muatan lokal yang memperkenalkan budaya tenun kepada siswa, penyerahan bantuan buku secara simbolis, serta berdialog dengan guru dan para pemangku kepentingan pendidikan.

Kepala SD Negeri Palsatu Alak, Mira Santos, menyampaikan kesiapan pihak sekolah untuk menyambut kunjungan tersebut. Ia berharap dukungan Pemerintah Kota Kupang dalam aspek teknis seperti kebersihan lingkungan, keamanan, dan kelancaran akses menuju sekolah dapat berjalan optimal.

Menanggapi hal tersebut, Plt. Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Kupang, Ernest S. Ludji, memastikan akan melakukan koordinasi dengan perangkat daerah terkait, termasuk pemerintah kecamatan dan kelurahan, guna mendukung kelancaran seluruh rangkaian kegiatan.

Selain penguatan literasi dan numerasi, pertemuan tersebut juga membahas peluang pengembangan kolaborasi lain, termasuk program kebencanaan melalui SIAP SIAGA dan Top Ranger yang berpotensi menjadi bagian dari agenda kerja sama ke depan. *PKP_yesti ola/ansel ladjar*
 

Siaran Pers oleh Bagian Protokol dan Komunikasi Pimpinan Sekretariat Daerah Kota Kupang

Kembali