Hadir Bersama Anak-Anak di HAN, Wali Kota dan Wakil Wali Kota Kupang Tegaskan Komitmen Bangun Generasi Masa Depan

Selasa, 28 Juli 2026 | 09:42:54
Gambar Berita

Foto: PKP_tonny ga

Peringatan Hari Anak Nasional (HAN) Ke-42 Tingkat Kota Kupang Tahun 2026 menjadi momentum istimewa ketika dua pimpinan daerah, Wali Kota Kupang, dr. Christian Widodo dan Wakil Wali Kota Kupang, Serena Cosgrova Francis, S.Sos., M.Sc., hadir langsung di tengah ratusan anak untuk memberikan pesan, motivasi, sekaligus menunjukkan komitmen Pemerintah Kota Kupang dalam menciptakan lingkungan yang aman dan ramah bagi tumbuh kembang anak.

Kehadiran keduanya dalam perayaan yang berlangsung di Aula Rumah Jabatan Wali Kota Kupang, Kamis (23/7), menjadi wujud bahwa anak-anak bukan hanya menjadi bagian dari pembangunan hari ini, tetapi merupakan generasi penerus yang akan menentukan wajah Kota Kupang di masa depan.

Dalam kesempatan tersebut, Wali Kota Kupang mengajak seluruh anak di Kota Kupang untuk berani memiliki mimpi besar, menjaga cita-cita, membangun karakter sejak dini, serta terus mengembangkan potensi diri.

Kegiatan yang berlangsung penuh sukacita tersebut turut dihadiri Ketua TP PKK Kota Kupang, dr. Widya Cahya, Anggota DPRD Kota Kupang, Asisten Perekonomian dan Pembangunan Sekda Kota Kupang, Ketua Gugus Tugas Kota Layak Anak Kota Kupang, para pimpinan perangkat daerah, para camat, perwakilan Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi NTT, kepala sekolah, guru pendamping, pengurus Forum Anak Kota Kupang, orang tua, serta ratusan anak dari berbagai sekolah dan komunitas anak.

Mengawali sambutannya, Wali Kota mengapresiasi berbagai penampilan seni yang dibawakan anak-anak. Menurutnya, pesan dalam lagu yang dibawakan mengingatkan bahwa setiap anak memiliki mimpi yang harus dijaga dan diperjuangkan.

Ia mengatakan, hampir setiap orang ketika masih kecil memiliki cita-cita besar. Ada yang ingin menjadi dokter, pilot, pengacara, pemimpin daerah, bahkan presiden. Namun, perjalanan hidup terkadang membuat sebagian orang perlahan melupakan mimpi yang pernah dimiliki.

Menurut Wali Kota, tantangan terbesar bukanlah berani bermimpi, tetapi bagaimana menjaga mimpi tersebut tetap hidup hingga seseorang bertumbuh dewasa."Bukan soal seberapa besar mimpi kita, tetapi bagaimana kita menjaga mimpi besar itu tetap ada ketika kita bertumbuh. Banyak orang ketika kecil punya cita-cita, tetapi ketika dewasa justru lupa dengan mimpinya. Karena itu, jangan pernah biarkan mimpi kalian padam," pesan Wali Kota.

Ia mengajak anak-anak Kota Kupang untuk percaya pada kemampuan diri, berani menghadapi tantangan, serta terus berusaha mengembangkan bakat dan kemampuan yang dimiliki.

Untuk memotivasi anak-anak, Wali Kota memberikan contoh sejumlah tokoh dunia yang berhasil karena konsisten menjaga mimpi dan fokus mengembangkan kemampuan sejak usia dini. Ia menyebut keberhasilan tokoh olahraga seperti Lionel Messi, Cristiano Ronaldo, dan Muhammad Ali bukan terjadi secara kebetulan, melainkan melalui proses panjang, disiplin, kerja keras, dan komitmen terhadap bidang yang mereka tekuni. "Orang-orang hebat tidak menjadi hebat dalam satu malam. Mereka berhasil karena sejak kecil menjaga mimpi, bekerja keras, dan fokus pada tujuan yang ingin dicapai," ujarnya.

Selain menjaga mimpi, Wali Kota menegaskan bahwa pembangunan karakter menjadi fondasi penting dalam membentuk generasi yang kuat dan berintegritas. Menurutnya, kecerdasan akademik harus berjalan seimbang dengan nilai kejujuran, tanggung jawab, disiplin, kepedulian, serta kemampuan menghargai orang lain.

"Lebih mudah membangun anak-anak yang kuat daripada memperbaiki orang dewasa yang telah terluka. Karena itu, pendidikan karakter harus dimulai sejak usia dini," ungkapnya mengutip ungkapan, "It's easier to build strong children than to repair broken men.

Wali Kota menegaskan bahwa mewujudkan Kota Kupang sebagai kota yang ramah anak membutuhkan kerja bersama seluruh pihak, mulai dari pemerintah, keluarga, sekolah, masyarakat, hingga komunitas anak.

Ia menyampaikan bahwa kualitas sebuah kota tidak hanya dilihat dari pembangunan fisik, tetapi juga dari bagaimana kota tersebut memberikan perlindungan, perhatian, dan ruang tumbuh bagi anak-anak. "Tidak ada cerminan yang lebih nyata dari sebuah masyarakat selain dari cara masyarakat itu memperlakukan anak-anaknya. Mari kita pastikan setiap anak di Kota Kupang mendapatkan kasih sayang, perlindungan, serta kesempatan yang sama untuk tumbuh, belajar, dan meraih cita-citanya,"* tegasnya.

Suasana peringatan HAN semakin hangat ketika Wali Kota bersama Wakil Wali Kota berinteraksi langsung dengan anak-anak melalui sesi kuis edukatif. Keduanya memberikan pertanyaan seputar wawasan, kreativitas, dan pengetahuan umum yang disambut antusias oleh para peserta.

Anak-anak tampak berlomba mengangkat tangan untuk menjawab. Sebagai bentuk apresiasi, Wali Kota dan Wakil Wali Kota memberikan hadiah berupa tabungan anak, tas sekolah, perlengkapan alat tulis, kotak makan, serta botol minum bagi peserta yang berhasil menjawab dengan benar.

Momen kebersamaan tersebut menjadi pesan tersendiri bahwa kepemimpinan tidak hanya hadir melalui kebijakan, tetapi juga melalui kedekatan dan perhatian terhadap generasi penerus.

Melalui Peringatan Hari Anak Nasional Ke-42 Tahun 2026, Pemerintah Kota Kupang kembali menegaskan komitmennya menjadikan Kota Kupang sebagai Rumah Bersama yang aman, inklusif, dan ramah anak, tempat setiap anak memiliki kesempatan untuk tumbuh, berkembang, berpartisipasi, serta meraih masa depan yang lebih baik menuju Kota Kupang yang maju, mandiri, sejahtera, dan berkelanjutan. *PKP_chris dethan/ansel ladjar*
 

Siaran Pers oleh Bagian Protokol dan Komunikasi Pimpinan Sekretariat Daerah Kota Kupang

Kembali