Sekda Kota Kupang Apresiasi Program InJourney Airports Lawan Stunting PT Angkasa Pura

Senin, 27 Juli 2026 | 09:05:52
Gambar Berita

Foto: PKP_tonny ga

Sekretaris Daerah Kota Kupang, Jeffry E. Pelt, S.H., mewakili Wali Kota Kupang menghadiri kegiatan InJourney Airports Lawan Stunting Tahun 2026 yang diselenggarakan PT Angkasa Pura Indonesia di Kantor Lurah Naimata, Selasa (21/7). Dalam kesempatan tersebut, Sekda menyampaikan apresiasi kepada PT Angkasa Pura Indonesia atas komitmennya mendukung percepatan penurunan stunting melalui kolaborasi bersama Pemerintah Kota Kupang.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Anggota DPRD Provinsi NTT, Filmon Loasana, General Manager PT Angkasa Pura Indonesia Bandar Udara Internasional El Tari Kupang, Teguh Darmawan Saiman, Sekretaris Dinas Kesehatan Kota Kupang, perwakilan Bagian Kerja Sama Setda Kota Kupang, Camat Maulafa, Plt. Lurah Naimata, Kepala UPTD Puskesmas Penfui, jajaran PT Angkasa Pura Indonesia, serta masyarakat penerima manfaat.

Mengawali sambutannya, Sekda mengapresiasi konsistensi PT Angkasa Pura Indonesia yang selama ini terus membangun sinergi dengan Pemerintah Kota Kupang. Ia mengingatkan bahwa kerja sama tersebut bukan baru dimulai tahun ini, melainkan telah terjalin melalui berbagai program sosial, termasuk penyaluran bantuan paket sembako kepada masyarakat kurang mampu pada tahun sebelumnya.

"Atas nama Pemerintah Kota Kupang dan Bapak Wali Kota, kami menyampaikan terima kasih kepada PT Angkasa Pura Indonesia. Ini merupakan bentuk kepedulian yang nyata kepada masyarakat. Kami melihat perusahaan ini tidak hanya hadir sebagai pengelola bandara, tetapi juga sebagai mitra pembangunan yang memiliki komitmen kuat membantu masyarakat Kota Kupang," ujar Jeffry.

Ia menegaskan bahwa kolaborasi antara pemerintah dan dunia usaha menjadi salah satu kunci dalam menyelesaikan berbagai persoalan pembangunan, termasuk penanganan stunting yang masih menjadi perhatian bersama.

Menurutnya, stunting bukan sekadar persoalan kesehatan, melainkan menyangkut kualitas sumber daya manusia di masa depan. Karena itu, setiap intervensi yang dilakukan hari ini merupakan investasi jangka panjang bagi kemajuan daerah.

"Bayangkan 25 hingga 30 tahun mendatang, anak-anak yang kita dampingi hari ini akan menjadi generasi penerus yang memimpin daerah ini. Karena itu, memastikan mereka tumbuh sehat merupakan tanggung jawab kita bersama," katanya.

Sekda juga mengutip pesan tokoh dunia Nelson Mandela yang mengatakan bahwa tidak ada gambaran yang lebih baik tentang jiwa suatu masyarakat selain bagaimana masyarakat tersebut memperlakukan anak-anaknya. Menurut Jeffry, kepedulian PT Angkasa Pura Indonesia melalui program InJourney Airports Lawan Stunting menjadi bukti nyata bahwa dunia usaha memiliki kepedulian terhadap masa depan generasi bangsa.

"PT Angkasa Pura Indonesia telah menunjukkan bahwa kepedulian terhadap anak-anak bukan sekadar program perusahaan, tetapi lahir dari semangat gotong royong untuk membangun generasi Indonesia yang lebih sehat dan berkualitas," ungkapnya.

Ia juga mengajak seluruh elemen masyarakat, termasuk pemerintah, legislatif, tenaga kesehatan, dunia usaha, dan keluarga, untuk terus bergandengan tangan dalam menekan angka stunting di Kota Kupang. Menurutnya, keberhasilan penanganan stunting hanya dapat dicapai apabila semua pihak bekerja bersama dengan semangat kolaborasi.

Mengakhiri sambutannya, Jeffry mengajak seluruh masyarakat menjaga kesehatan dan pemenuhan gizi anak sejak dini karena setiap anak yang tumbuh sehat merupakan harapan bagi masa depan Kota Kupang. "Setiap anak yang tumbuh sehat hari ini adalah harapan bagi terwujudnya Kota Kupang sebagai Kota Kasih, rumah bersama yang maju, mandiri, sejahtera, dan berkelanjutan. Marilah kita menjalankan tugas dan tanggung jawab dengan jujur, adil, dan penuh kepedulian kepada sesama," tuturnya.

Sementara itu, General Manager PT Angkasa Pura Indonesia Bandar Udara Internasional El Tari Kupang, Teguh Darmawan Saiman, mengatakan bahwa sebagai pengelola Bandara Internasional El Tari, PT Angkasa Pura Indonesia berkomitmen menghadirkan manfaat bagi masyarakat di sekitar wilayah operasional bandara. Menurutnya, kegiatan InJourney Airports Lawan Stunting merupakan implementasi nyata dari kerja sama yang telah dibangun bersama Pemerintah Kota Kupang melalui penandatanganan kesepakatan bersama pada awal tahun 2026 mengenai sinkronisasi program pembangunan.

Teguh menjelaskan, sebagai bentuk komitmen tersebut PT Angkasa Pura Indonesia menyalurkan bantuan senilai Rp123 juta yang diwujudkan dalam program intervensi gizi dan pendampingan intensif kepada keluarga sasaran selama tiga bulan ke depan di wilayah kerja UPTD Puskesmas Penfui. Ia berharap program tersebut tidak berhenti sebagai kegiatan jangka pendek, tetapi menjadi awal dari kolaborasi berkelanjutan antara pemerintah, dunia usaha, tenaga kesehatan, dan masyarakat dalam melahirkan generasi Kota Kupang yang sehat, kuat, dan cerdas.

Ia juga menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Kota Kupang, Dinas Kesehatan, UPTD Puskesmas Penfui, pemerintah kecamatan dan kelurahan, serta seluruh keluarga penerima manfaat atas dukungan terhadap pelaksanaan program tersebut. Teguh turut memohon doa dan dukungan masyarakat agar pengembangan Bandara Internasional El Tari, termasuk pembukaan rute penerbangan internasional, dapat segera terwujud sehingga memberikan dampak positif bagi pertumbuhan ekonomi, pariwisata, investasi, serta semakin memperkuat peran Kota Kupang dan Provinsi Nusa Tenggara Timur sebagai gerbang kawasan timur Indonesia. *PKP_chris dethan/ansel ladjar*

Siaran Pers oleh Bagian Protokol dan Komunikasi Pimpinan Sekretariat Daerah Kota Kupang

Kembali