Wawali Antar Langsung Santunan ke Rumah Ahli Waris ASN DLHK
Foto: PKP_abi letman
Kepedulian Pemerintah Kota Kupang terhadap para aparatur yang telah mengabdikan diri bagi masyarakat kembali ditunjukkan melalui langkah nyata. Bersama PT Taspen (Persero) Cabang Kupang, Wakil Wali Kota Kupang, Serena Cosgrova Francis, turun langsung mengunjungi kediaman keluarga almarhum Marthinus Raga Tadjo di RW 04, Kelurahan Nunbaun Sabu, Kecamatan Alak, Sabtu (27/6), untuk menyerahkan hak jaminan sosial kepada ahli waris.
Kunjungan tersebut menjadi simbol kehadiran pemerintah di tengah keluarga ASN yang telah berpulang, sekaligus memastikan seluruh hak yang menjadi tanggung jawab negara dapat diterima secara cepat, tepat, dan tanpa hambatan.
Almarhum Marthinus Raga Tadjo semasa hidupnya dikenal sebagai ASN yang mengabdi di Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Kota Kupang, salah satu perangkat daerah yang berada di garis depan pelayanan publik, khususnya dalam menjaga kebersihan dan kenyamanan kota.
Dalam kesempatan itu, Wakil Wali Kota menyampaikan belasungkawa mendalam dari Pemerintah Kota Kupang dan salam dari Wali Kota Kupang kepada keluarga yang ditinggalkan.
“Kehadiran kami bersama Taspen di sini merupakan bukti komitmen dan tanggung jawab pemerintah dalam memperhatikan kesejahteraan seluruh pegawai di lingkungan Pemerintah Kota Kupang, baik PNS, PPPK, maupun pegawai kontrak. Kami ingin memastikan bahwa hak-hak yang menjadi milik keluarga almarhum dapat diterima dengan baik,” ujar Serena.

Menurutnya, perhatian pemerintah kepada ASN tidak berhenti ketika masa pengabdian berakhir. Negara harus hadir untuk memastikan keluarga yang ditinggalkan tetap mendapatkan perlindungan dan jaminan sosial yang layak.
Dalam dialog bersama keluarga, Wawali juga mengedukasi masyarakat mengenai pentingnya program perlindungan sosial yang selama ini melekat pada ASN melalui iuran asuransi yang dipotong secara berkala dari penghasilan mereka.
“Potongan yang mungkin terlihat kecil setiap bulan sesungguhnya adalah bentuk perlindungan jangka panjang. Hari ini kita melihat manfaatnya. Almarhum telah meninggalkan perlindungan bagi istri dan anak-anaknya melalui program jaminan sosial yang selama ini diikutinya,” jelasnya.
Sementara itu, Kepala Cabang PT Taspen Kupang, Peter Laurensius Samosir, menjelaskan bahwa proses pencairan hak ahli waris dilakukan secara cepat dan responsif. Setelah pengurusan administrasi dimulai pada Kamis, seluruh manfaat jaminan sosial sudah ditransfer ke rekening ahli waris pada hari berikutnya.
“Ini merupakan bentuk komitmen Taspen untuk memberikan pelayanan yang cepat, mudah, dan tepat sasaran kepada peserta maupun ahli waris,” ungkapnya.
Karena almarhum meninggal dunia saat masih aktif bertugas sebagai ASN, ahli waris berhak menerima manfaat dari beberapa program perlindungan sosial dengan total nilai mencapai Rp83.342.800, yang terdiri atas Tabungan Hari Tua (THT) sebesar Rp16.243.500 serta manfaat Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK) dan Jaminan Kematian (JKM) sebesar Rp67.099.300.

Selain itu, Taspen juga akan terus mendampingi keluarga dalam proses administrasi lanjutan, termasuk pengurusan uang terusan dari instansi selama empat bulan pertama hingga pencairan hak pensiun janda yang dijadwalkan mulai diterima pada Oktober mendatang.
Momen kunjungan tersebut tidak hanya berfokus pada penyerahan santunan. Dalam suasana penuh kehangatan, Wakil Wali Kota juga mendengarkan langsung kondisi keluarga yang ditinggalkan. Saat mengetahui salah satu dari empat anak almarhum belum dapat melanjutkan pendaftaran kuliah karena situasi duka yang dialami keluarga, Serena langsung menawarkan dukungan pendidikan melalui berbagai program bantuan yang dimiliki Pemerintah Kota Kupang.
Ia membuka peluang bagi anak almarhum untuk mengakses program beasiswa maupun bantuan pendidikan yang disiapkan pemerintah daerah sehingga cita-cita melanjutkan pendidikan tinggi tetap dapat terwujud.
Langkah tersebut menjadi wujud nyata semangat Pemerintah Kota Kupang bahwa pelayanan publik tidak hanya hadir di kantor-kantor pemerintahan, tetapi juga menjangkau keluarga para pegawai yang telah mengabdikan hidupnya bagi masyarakat.
Kunjungan ditutup dengan doa bersama dan foto keluarga sebagai simbol kepedulian, solidaritas, dan komitmen Pemerintah Kota Kupang untuk terus hadir mendampingi masyarakat, terutama mereka yang sedang menghadapi masa-masa sulit. *PKP_tamar ndapatady/ansel ladjar*
Siaran Pers oleh Bagian Protokol dan Komunikasi Pimpinan Sekretariat Daerah Kota Kupang
Berita Terkini
Wali Kota Kupang Dukung Turnamen Camar Cup I Jadi...
Turnamen sepak bola mini Camar Cup I tidak hanya diproyeksikan sebagai...
28 Juni 2026, 13:10
Sekda Kota Kupang Buka Muskerda Gereja Anugerah Be...
Sekretaris Daerah Kota Kupang, Jefry Edward Pelt, S.H., membuka secara...
28 Juni 2026, 13:08
Gubernur NTT Dorong Satgas MBG Kota Kupang Jadi Co...
Gubernur Nusa Tenggara Timur, Emanuel Melkiades Laka Lena, mendorong m...
28 Juni 2026, 13:06
WTP Ketujuh Bukan Garis Akhir: Wali Kota Kupang Si...
Pemerintah Kota Kupang menegaskan bahwa keberhasilan meraih opini Waja...
25 Juni 2026, 09:15
Wali Kota Kupang Sambut Kepulangan Jemaah Haji, Aj...
Wali Kota Kupang, dr. Christian Widodo, menyambut langsung kepulangan...
25 Juni 2026, 09:01