Wali Kota Kupang: Nikah Massal Wujud Nyata Pemerintah Hadir Melayani Rakyat
Foto: PKP_jacky mure
Wali Kota Kupang, dr.Christian Widodo, menegaskan bahwa pemerintah hadir bukan semata-mata untuk memerintah, melainkan untuk melayani masyarakat. Penegasan tersebut disampaikan saat memberikan sambutan pada kegiatan Nikah Massal Pemerintah Kota Kupang yang berlangsung di GMIT Pniel Sikumana, Kamis (7/5).
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Ketua Klasis GMIT Kota Kupang Barat, Pdt. Lelin Ita Fointuna-Ndun, S.Th., bersama jajaran, Ketua Majelis Jemaat GMIT Pniel Sikumana beserta jajaran dan presbiter, para Kepala Perangkat Lingkup Kota Kupang, Camat dan Lurah, tokoh masyarakat, 47 pasangan mempelai, para keluarga mempelai serta undangan lainnya.
Dalam sambutannya, Wali Kota menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada GMIT Pniel Sikumana dan Bagian Kesra Setda Kota Kupang yang telah memfasilitasi pelaksanaan nikah massal tersebut. Ia mengaku secara khusus memilih GMIT Pniel Sikumana sebagai lokasi kegiatan karena gereja tersebut dinilai telah banyak membantu Pemerintah Kota Kupang dalam berbagai bidang pembangunan sosial kemasyarakatan.

“Pemerintah Kota Kupang menyampaikan limpah terima kasih dan penghargaan yang tinggi kepada warga GMIT Pniel Sikumana yang selama ini telah mengambil bagian dalam perjalanan panjang Kota Kupang, baik dalam pembangunan sosial, ekonomi maupun budaya,” ujar Wali Kota.
Ia juga mengaitkan momentum nikah massal tersebut dengan perayaan Hari Ulang Tahun ke-140 Kota Kupang dan 30 tahun Kota Kupang sebagai daerah otonom. Menurutnya, perjalanan panjang tersebut dibangun melalui pengorbanan, kerja keras, kesetiaan dan semangat kebersamaan seluruh masyarakat.
Wali Kota menjelaskan bahwa otonomi daerah bukan hanya tentang kewenangan atau kekuasaan, melainkan bagaimana pemerintah mampu menghadirkan kebijakan yang berpihak kepada rakyat. Salah satu wujud nyata keberpihakan tersebut adalah pelaksanaan nikah massal yang membantu masyarakat memperoleh legalitas pernikahan secara sah dan bermartabat.

“Beberapa waktu lalu pemerintah melaksanakan nikah massal bagi 49 pasangan di Gereja Katolik, hari ini 47 pasangan di GMIT, dan masih akan ada lagi pasangan dari gereja-gereja denominasi lainnya,” jelasnya.
Selain program nikah massal, Pemerintah Kota Kupang juga menjalankan berbagai program pelayanan sosial lainnya seperti pemberian 695 beasiswa pendidikan, sunatan massal bagi 100 anak, hingga program bedah rumah bagi 500 rumah warga pada tahun 2026. Dalam kesempatan itu, Wali Kota juga mengajak masyarakat yang memenuhi syarat untuk segera memasukkan berkas pengajuan bantuan bedah rumah sebelum batas waktu pendaftaran berakhir.
Ia menegaskan, selama lima tahun ke depan Pemerintah Kota Kupang akan menempatkan diri sebagai pemerintah yang melayani masyarakat.

“Pemerintah Kota Kupang lima tahun ke depan bukan lagi berperan sebagai orang yang memerintah, tetapi orang yang melayani. Memerintah adalah melayani,” tegasnya.
Lebih lanjut, Wali Kota menekankan bahwa membangun sebuah kota tidak hanya sebatas pembangunan fisik seperti gedung dan infrastruktur, tetapi juga tentang membangun kualitas manusia dan kehidupan sosial masyarakat. Menurutnya, menghadirkan keluarga-keluarga yang sah secara hukum dan diberkati merupakan bagian penting dalam membangun Kota Kupang yang maju dan bermartabat.
Menutup sambutannya, Wali Kota menyampaikan ucapan selamat kepada 47 pasangan yang mengikuti nikah massal tersebut. Ia berpesan agar setiap pasangan menjaga dan mempertahankan cinta serta komitmen dalam kehidupan rumah tangga.

“Pernikahan bukan akhir dari perjalanan cinta, tetapi awal dari perjalanan panjang untuk saling menjaga dan mempertahankan satu sama lain seumur hidup,” pungkasnya.
Sementara itu, Ketua Klasis GMIT Kota Kupang Barat menyampaikan syukur dan apresiasi kepada Pemerintah Kota Kupang atas pelaksanaan program nikah massal yang dinilai sebagai agenda besar dan mulia bagi keluarga-keluarga Kristen di Kota Kupang. Ia mengapresiasi perhatian Wali Kota Kupang beserta jajaran pemerintah daerah yang terus menghadirkan program-program yang berpihak kepada masyarakat dan gereja.

Ia juga berpesan kepada para pasangan yang telah diberkati agar menjaga kekudusan pernikahan dan membangun rumah tangga yang takut akan Tuhan. Menurutnya, keluarga yang hidup dalam iman, kasih dan kerja keras akan mampu menghadapi berbagai tantangan kehidupan rumah tangga, sekaligus menjadi teladan bagi lingkungan sekitar.
Menutup sambutannya, Ketua Klasis mengajak seluruh pasangan untuk terus berdoa, bekerja dan menjaga keharmonisan keluarga. Ia turut mendoakan agar Tuhan senantiasa memberkati Wali Kota Kupang, jajaran pemerintah daerah, para pasangan yang baru menikah serta seluruh jemaat yang hadir dalam kegiatan tersebut. *PKP_chris dethan/nina tiara*
Siaran Pers oleh Bagian Protokol dan Komunikasi Pimpinan Sekretariat Daerah Kota Kupang
Berita Terkini
Pengurus PCI Kota Kupang 2026-2030 Resmi Dilantik,...
Wakil Wali Kota Kupang sekaligus Ketua Umum Persatuan Cricket Indonesi...
09 Mei 2026, 20:51
Wali Kota Kupang: Pengelolaan Air Adalah Tanggung...
Wali Kota Kupang, dr. Christian Widodo menghadiri sekaligus memberikan...
09 Mei 2026, 20:50
Wali Kota Kupang Lepas 159 Calon Jamaah Haji
Wali Kota Kupang, dr. Christian Widodo, secara resmi melepas 159 calon...
08 Mei 2026, 17:26
Sekda Kota Kupang Temui Massa Aksi LMND: “Kalau Ad...
Pemerintah Kota Kupang menegaskan komitmennya untuk menindak tegas set...
08 Mei 2026, 17:21
Wali Kota Kupang Hadiri Musrenbang RKPD NTT 2026
Wali Kota Kupang, dr. Christian Widodo menghadiri Musyawarah Perencana...
08 Mei 2026, 17:17